SISTEM

Inggris: system, Yunani systema (keseluruhan yang tersusun dari bagian-bagian, komposisi) dari syn (dengan) dan istanai (menempatkan).

Beberapa Pengertian

1. Kumpulan hal-hal yang disatukan ke dalam suatu keseluruhan yang konsisten karena saling terkait (interaksi, interdependensi, saling keterkaitan yang teratur dari bagian-bagiannya).

2. Kumpulan hal-hal (objek-objek, ide-ide, kaidah-kaidah, aksioma, dll.) yang tersusun dalam suatu tatanan (subordinasi, atau kesimpulan, generalitas, dll.) yang koheren menurut suatu prinsip (atau rencana, atau skema, atau metode) rasional atau yang dapat dimengerti.

3. Prinsip atau metode kegiatan/operasi yang memungkinkan 1 dan 2 dapat dicapai dan/atau dijelaskan (sebagaimana dalam ungkapan “sistem logika”, “sistem hukum”, “sistem klasifikasi”).

Beberapa Penggunaan

1. Kadang istilah ini diterapkan pada ciri khusus pemikiran individu dan aliran tertentu, misalnya sistem Plato. Dalam arti ini munculnya filsafat maupun ilmu di dunia, ditandai oleh penekanan yang kian besar pada sistem.

2. Dalam sistem formal, dengan sistem dimaksudkan suatu himpunan unsur dengan koherensi dan kesatuan internal, yang disediakan oleh kaidah-kaidah yang mengatur kombinasi dan tranformasinya. Bahasa natural mana pun merupakan sistem macam ini, sebagaimana bahasa artifisial dan formal dari logika dan matematika. Pertanyaan-pertanyaan mengenai konsistensi, kelengkapan, dan desidabilitas bagi sistem-sistem logika dan matematika sudah dikaji secara cermat pada setengah abad silam. Goedel memperlihatkan kelengkapan sistem logika tingkat pertama, dan ketidaklengkapannya untuk setiap logika tingkat yang lebih tinggi, untuk aritmetika bilangan pokok dan sistem matematika lainnya yang memiliki kompleksitas lebih besar.

Sistem-Sistem Teori Umum

Konsepsi metodologis dan logis, ilmiah, studi tentang objek-objek yang menyajikan sistem-sistem. Teori ini berkaitan erat dengan pendekatan yang berdasarkan sistem dan merupakan rumusan konkret logis dan metodologis mengenai prinsip-prinsip dan me-tode-metodenya. Varian pertama dari teori ini dikemukakan oleh Bertalanffy. Dia mempelajari sistem-sistem terbuka. Sistem terbuka berarti terus menerus menukarkan materi dan energi dengan lingkungan. Pada tahun 1950-an sampai tahun 1970-an, diusulkan beberapa pendekatan lain terhadap teori ini. Banyak perhatian diberikan untuk membangun perangkat logis, konseptual dan matematis dari penyelidikan sistem-sistem. Teori umum tentang sistem- sistem penting bagi perkembangan ilmu dan teknologi modern: ia merumuskan prinsip-prinsip dasar metodologis dari penyelidikan sistem-sistem tanpa mengganti teori-teori sistem khusus dan konsepsi-konsepsi yang menganalisis kelas-kelas tertentu dari sistem- sistem.