Advertisement

SUKU ANAK DALAM yang juga disebut orang Kubu, orang Lubu atau orang Ulu tersebar di perbatasan Propinsi Jambi dan Sumatra Selatan. Pada tahun 1907 diperkirakan jumlahnya 7590 jiwa. Mereka hidup berpindah-pindah di hutan. Mata pencahariannya meramu hasil hutan dan berburu. Senjata yang digunakan antara lain lembing kayu, tombak bermata besi, dan parang.

Mereka menempati rumah panggung bertiang tinggi dengan dinding dari kayu, anyaman bambu, atau bilah papan; atapnya daun rumbia atau daun rotan. Ada yang masih menggunakan tadah angin, yakni tempat berlindung dari dahan dan ranting kayu yang didirikan di atas tanah. Pada kelompok yang mengembara, tempat berlindung semacam ini akan segera ditinggalkan jika lerjadi kematian di antara mereka.

Advertisement

Prinsip keturunan yang dianut adalah bilateral. Perkawinan seorang lelaki dengan beberapa isteri adalah sesuatu yang umum bagi mereka. Mereka memeluk kepercayaan asli, di samping agama Islam. Bahasa yang dipakai dipengaruhi bahasa Melayu Jambi, Palembang, dan Minangkabau.

Advertisement