TEMATIK

Istilah “tematik” (atau lawannya, “tidak tematik”) menunjukkan ciri khusus kegiatan tahu dan pengetahuan manusia. Istilah ini pada dasarnya ditemukan dalam karya-karya para filsuf Jerman. Tema adalah apa yang “diletakkan” atau diajukan. Ia merupakan pokok tetap dari suatu pembahasan. Pengetahuan tematik berarti apa yang eksplisit, refleks, tepat, secara konseptual. Pengetahuan yang “tidak tematik” merupakan lawan dari pengetahuan tematik. Tematik berarti apa yang secara implisit ada dalam tindakan pengetahuan yang jelas atau menyertai sebuah konsep definitif. Ia merupakan apa yang langsung ada dalam setiap pengetahuan langsung. Karena itu, apabila saya tahu bahwa “buku di atas meja itu berwarna merah”, saya tahu secara tematis bahwa kemerahan merupakan ciri buku di atas meja tersebut.

 

Inggris: thematic, dari Yunani thema — dari tithemi (menempatkan, menunjukkan).