PENGERTIAN ASAL MULA NEGARA ADALAH

33 views

PENGERTIAN ASAL MULA NEGARA ADALAH – Negara Pristin versus Negara Sekunder. Untuk menganalisis timbulnya negara dalam masyarakat manusia, maka ada baiknya untuk mengikuti pembedaan antara negara pristin (pristine state) dan negara sekunder yang dilakukan oleh Morton Fried (1967). Menurut Fried, negara sekunder ialah negara yang timbul sebagai akibat adanya satu atau lebih negara yang sudah ada sebelumnya. Kontak di antara suatu masyarakat bukan negara dengan satu atau lebih masyarakat berbentuk negara dapat menciptakan kondisi di mana masyarakat bukan negara dengan cepat beralih menjadi suatu negara. Banyak negara pritnitif di Polinesia dan Afrika timbul karena proses ini. Akan tetapi, negara sekunder tidak perlu selalu terbentuk melalui kontak antar masyarakat. Bilamana bentuk-bentuk baru negara secara perlahan-perlahan atau secara tiba-tiba menggantikan negara-negara lama dalam sistem sosiokultural yang sama, maka kita juga dapat berbicara mengenai negara baru sebagai suatu negara sekunder. Menurut konsepsi negara sekunder ini, mayoritas negara besar dalam sejarah umat manusia adalah bersifat sekunder.

Di pihak lain, negara yang pertama sekali ada telah timbul dalam kondisi di mana tidak terdapat negara sebelumnya. Negara-negara itulah yang oleh Fried disebut pristin. Dikatakannya, ketika muncul suatu negara pristin maka hal itu terjadi dalam kekosongan politik. Maksudnya, belum terdapat negara yang telah berkembang lebih tinggi, yang dapat mendorong ke arah sifat kenegaraan (Fried, 1967:231, 232). Jelas bahwa hanya terdapat sedikit saja negara pristin dalam sejarah umat manusia. Negara pristin telah timbul di empat daerah di Dunia Lama dan dua di daerah Dunia Baru. Negara-negara Dunia Lama yang paling dini telah berkembang di Mesopotamia (yang sekarang merupakan bagian Irak) dan Mesir kira-kira 6000-5000 SM. Negara pertama yang timbul di Cina, dengan terbentuknya Dinasti Shang, terjadi pada kira-kira 3750 SM. Masyarakat setingkat negara di India telahberkembang sekitar 4500 SM. Semua negara Dunia Lama itu telah muncul di daerah-daerah geografis yang didominasi oleh sungai-sungai besar. Jadi negara-negara Mesopotamia dahulu kala telah timbul di daerah-daerah subur di antara Sungai Tigris dan Sungai Eufrat, negara di Cinaberkembang sepanjang sungai Kuning di Cina bagian utara, dan negara di India yang paling dini telah timbul di sepanjang Sungai Indus.

Di Dunia Baru, negara-negara pristin telah berkembang agak kemudian. Dua daerah Dunia Baru di mana telah terbentuknya negara adalah Mesoamerika (sebagian besar daerah yang sekarang adalah Guatemala dan Meksiko) dan Peru. Di dataran rendah Mesoamerika, negara-negara pertama yang timbul ialah yang dibentuk oleh kebudayaan-kebudayaan Olmec dan Maya. Negara Olmec berkembang antara 3200 dan 2800 SM. Negara Maya mencapai puncaknya kira-kira antara tahun 300 dan 900. Di dataran tinggi Mesoamerika, tepat di bagian utara apa yang sekarang Mexico City, telah terbentuk negara pertama di sekitar kota Teotihuacan kira-kira 2000 SM. Namun yang paling berkuasa dari negara-negara dataran tinggi Mesoamerika, telah dibentuk oleh orang-orang Aztec, yang ibukotanya dikenal sebagai Tenochtitlan. Orang Aztec telah menc apai puncak perkembangannya pada awal abad ke-16. Sekitar 2000 SM di Peru, serangkaian perang dan penaldukan telah menjurus kepada terbentuknya satuan-satuan p olitik yang lebih kompleks dan ekstensif. Satuansatuan itu pada akhirnya mencapai puncaknya dengan terbentuknya Kerajaan Inca pada abad ke-15 dan ke-16 (Harris,1975).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *