Advertisement

Digunakan di sekitar Laut Tengah. Sejarah bahasa ini masih mengandung ke­raguan. Ada dua hipotesis. Yang pertama mengata­kan bahwa Bahasa Etruria berasal dari Asia Kecil dan yang kedua bahwa bahasa ini adalah bahasa pendu­duk asli daerah Laut Tengah sebelum suku Italika me­netap di sana. Tulisan Etruria dapat dibaca orang, te­tapi tidak dapat dipahami. Aksara Etruria diturunkan dari aksara Yunani, khususnya dari Korintos yang menurunkan aksara La­tin. Prasasti tertuanya adalah batu Vetulonia, yang berasal dari abad ke-7 SM dan hanya memuat tulisan 10 kata.

Dari segi fonetis, yang paling menonjol tidak ada­nya konsonan hambat bersuara: b, d, g; yang ada ha­nya konsonan tak bersuara, yaitu p, t, k, q, o, k. Kon­sonan lainnya seperti /, m, n, r, v, s, z. Vokal bahasa ini hanya empat buah, yaitu a, e, i, u. Tata bahasa Etruria mengenal oposisi tunggal atau jamak, dan ti­dak mengenal perbedaan jenis.

Advertisement

Advertisement