PENGERTIAN BASSERI – Basseri adalah masyarakat pastoralis yang tinggal di padang rumput kering dan pegunungan Iran Selatan. Berjumlah sekitar 16.000 dalam seluruh suku, tinggal di kemah-kemah yang berpindah-pindah bersama dengan binatang temak mereka. Habitat mereka kering dan panas. Curah hujan tahunan umum_nya berkisar di antara 10 inci atau kurang dari itu, dan kebanyakan hujan jatuh pada musim dingin. Pembahasan tentang pola subsistensi kelompok ini didasarkan pada kajian Fredrik Barth (1961).

Masyarakat Basseri memelihara sejumlah binatang yang sudah didomestikasikan, yang terpenting di antaranya adalah biri-biri dan kambing. Produk ternak ini merupakan bagian terbesar kebutuhan subsistensi mereka. Keledai dipelihara untuk transport dan tunggangan, kuda hanya untuk tung-gangan saja. Onta dipelihara untuk mengangkut beban dan dijual bulunya. Anjing dimanfaatkan sebagai penjaga kemah. Ayam-itik kadang-kadang dijadikan sumber daging, tetapi telornya tidak dimakan.

Susu biri-biri dan kambing merupakan produk terpenting. Susu masam merupakan bahan makanan pokok dan diproses agar dapat disimpan. Keju dibuat, walaupun jarang selama masa perpindahan. Keju yang paling baik mungkin dibuat selama musim panas, ketika masyarakat Basseri menetap di suatu tempat tertentu.

Biri-biri disembelih, tapi dagingnya tidak pernah dibakar, diasinkan, atau dikeringkan, melainkan selalu dimakan dalam keadaan segar. Kulitnya dijual, dan juga digunakan sebagai kantong penyimpan air, susu masam dan dadih.

Bulu binatang juga merupakan produk yang penting. Bulu kempa dibuat dari bulu anak biri-biri. Bulu biri-biri dan onta dijual atau dijadikan tenunan dan tali. Bulu kambing juga dijual, dipintal serta ditenun.

Banyak produk pertanian termasuk makanan yang ada di kalangan Basseri. Sebagiannya diproduksi sendiri, sebagian lagi diperoleh melalui perdagangan. Biji-bijian, seperti gandum, ditanam ketika para anggota suku pertama kali membangun perkemahan pada musim panas, dan dipanen sebelum meninggalkan perkemahan. Pertanian yang dilakukan oleh masyarakat Basseri sangat sederhana, dan pada umumnya tidak disukai dan tidak dihargai. Karena itu, kebanyakan orang Basseri enggan melakukan aktivitas pertanian.

Kebanyakan keperluan hidup Basseri dipenuhi melalui perdagangan. Tepung, gula, teh, kurma dan buah-buahan serta sayuran umumnya diperoleh melalui perdagangan. Bahan-bahan untuk pakaian, pakaian jadi dan sepatu, perkakas dapur dan pelana dibeli di pasar. Untuk semua ini masyarakat Basseri menukarkannya dengan mentega bersih, bulu binatang, kulit domba dan beberapa ternak.

Filed under : Bikers Pintar,