Advertisement

transaction costs (biaya-biaya transaksi)

Biaya transaksi mencakup biaya-biaya sumber daya (baik fisik maupun manusia) yang diperlukan untuk mengadakan pertukaran barang maupun jasa antara pihak-pihak (individu atau organisasi) yang menguntungkan kedua belah pihak. Sumber daya itu tidak terbuang percuma: jika transaksi berlangsung baik sumber daya tersebut bisa mempertahankan efisiensi pasar, perusahaan, dan ekonomi nasional. Transaksi yang tidak memerlukan biaya hanya terjadi dalam dunia ide. Faktor yang menyebabkan munculnya biaya-biaya dalam dunia nyata adalah usaha mencari harga ‘sejati’ di mana transaksi terjadi karena harga tidak pernah diketahui secara pasti oleh pihak-pihak yang bertransaksi; pencarian kualitas ‘sejati’ dari sebuah barang atau jasa (karena kualitasnya kadang tidak sepenuhnya dimengerti oleh sebagian pihak); menguji reputasi dari mitra transaksi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan: merancang dengan seksama kontrak yang akan mengatur transaksi, sehingga bisa menghindarkan klaim yang mungkin muncul di kemudian hari; serta mengamati proses pelaksanaannya untuk memperjelas hak dan kewajiban jika perlu dilakukan perubahan dari perjanjian awal. Sumberdaya harus dicurahkan untuk mengatasi kesulitan infonnasi serta untuk mempertahankan persepsi tentang ekuitas antar-mitra yang tidak selalu memiliki pandangan dan kepercayaan yang sejalan. Kepercayaan adalah penyebab utama munculnya biaya-biaya transaksi. Kekurangan informasi atau penyebarannya yang tidak simetris, serta perilaku strategis atau oportunis, biasanya secara alamiah menimbulkan kesulitan yang efeknya juga memperbesar biaya-biaya transaksi. Sebagai contoh, satu pihak mungkin bersedia menyediakan informasi tentang kualitas atau nilai sebuah barang dalam menghasilkan keuntungan, namun pada saatnya nanti ini bisa menjadi perkara pengadilan jika terungkap.

Advertisement

Halangan-halangan yang menghambat transaksi bisa menyebabkan pergesekan dalam pelaksanaan ekonomi. Sebagai konsekuensinya, lembaga-lembaga ekonomi dan terutama sekali pasar berada dalam bahaya. Sebagaimana mesin, gesekan menimbulkan gerakan. Para ekonom institusional telah menjelaskan bahwa kegagalan pasar, yang terjadi akibat biaya-biaya transaksi yang berlebihan, tidak selalu menghentikan

Pemindahan perasaan ini belakangan diketahui memainkan peran dalam hampir segenap aspek hubungan manusia, paling tidak sampai titik tertentu. Contoh yang umum adalah tendensi manusia untuk menemukan berbagai figur otoritas dalam pengertian orang tua dan mengalami perasaan terhadap mereka yang diperoleh pada masa kanak-kanak. Dengan mengambil contoh ekstrem, cinta pada pandangan pertama adalah sebuah fenomena yang hampir seluruhnya terdiri dari pemindahan perasaan; karena jenis keterikatan ini sama sekali tidak berhubungan dengan aspek-aspek riil dari yang dicintai, perasaan itu pastilah datang dari suatu tempat di masa lalu.

Sejumlah psikiater dinamis mempercayai pandangan bahwa, untuk tujuan-tujuan operasional, apa pun yang terjadi dalam sesi-sesi terapi atau analisis dapat dilihat sebagai manifestasi atau pemindahan perasaan oleh seseorang terha-dap pihak lain. Dalam perkembangannya, para sarjana menyoroti dua hal yang berkaitan dengan isu ini. Yang pertama adalah apa yang disebut sebagai “hubungan riil”, yaitu, unsur-unsur dari hubungan terapis yang bebas-pemindahan (paling tidak secara relatif). Yang kedua adalah ide bahwa sisi psikologis tertentu bisa didiagnosis dengan mencatat tipe-tipe spesifik dari pemindahan yang terbentuk selama terapi itu sendiri (sebagai contoh gangguan personalitas narsisis- tik/ kecintaan pada diri sendiri).

Bentuk pemindahan yang umum terjadi dalam terapi (dan dalam kehidupan secara umum) bisa digambarkan sebagai “pemindahan neurotic” (neurotic transference), dalam pengertian bahwa perasaan yang dipindahkan berasal dari konflik neurotik asli dari individu tersebut. Satu ciri dari jenis pemindahan ini adalah bisa diuji: pasien mampu membetulkan kesalahan persepsinya sendiri jika perhatian dialihkan pada jenis dan bentuk dari kesalahan tersebut. Dengan demikian, pasien bisa berkata dalam situasi seperti itu; “Saya mengerti bahwa saya secara otomatis mengharapkan Anda menolak saya seperti yang pemah dilakukan oleh ayah saya.” Adakalanya pemindahan persepsi tidak dapat diuji, dan melawan realitas yang mengujinya. Pemindahan tetap seperti itu disebut sebagai “pemindahan psikotis”, di mana pasien sangat yakin dengan realitas dari pemindahan persepsi: dengan demikian pasien bisa berkata, “Anda menolak, tidak ada keraguan sama sekali: sifat ayah saya tidak relevan dalam hal ini.” Pemindahan psikotis ini sering terjadi di kalangan pasien yang menderita sindrom (borderline), dan ini menjadi salah satu kesulitan dalam mengadakan terapi terhadap mereka.

Mungkin dalam hal ini cukup aman menggeneralisasi bahwa sumber kesulitan utama dari keseluruhan terapi, terutama terapi aliansi, adalah perasaan-perasaan yang diperoleh dari pemindahan. Permasalahan ini diimbangi oleh fakta bahwa kemampuan untuk menangani pemindahan material dengan baik adalah tanda dari seorang terapis yang berhasil.

Incoming search terms:

  • biaya transaksi
  • pengertian biaya transaksi
  • biaya transaksi adalah
  • definisi biaya transaksi
  • contoh biaya transaksi
  • arti biaya transaksi
  • Apa yang dimaksud dengan biaya transaksi
  • teori biaya transaksi
  • apa itu biaya transaksi
  • definisi biaya pencarian

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • biaya transaksi
  • pengertian biaya transaksi
  • biaya transaksi adalah
  • definisi biaya transaksi
  • contoh biaya transaksi
  • arti biaya transaksi
  • Apa yang dimaksud dengan biaya transaksi
  • teori biaya transaksi
  • apa itu biaya transaksi
  • definisi biaya pencarian