Advertisement

Berisi himpunan syair-syair mistik yang ditulis dalam bentuk macapat. Syair-syair ini sampai sekarang masih dinyanyikan pada pertemuan- pertemuan mistik atau selawatan yang diselenggarakan oleh keluarga-keluarga santri di Jawa.

Suluk berasal dari ajaran agama Islam yang diajarkan para wali di pondok-pondok pesantren sekitar abad ke-16 dan 17. Diduga, pada saat itu ajaran sudah mengandung unsur-unsur mistik untuk mempermudah hubungan dengan penduduk yang memang sudah terbiasa dengan pemikiran mistik karena pengaruh agama Hindu-Budha sebelumnya.

Advertisement

Ajaran yang terkandung dalam ilmu suluk berintikan paham penghayatan manunggaling kawula Gusti, yaitu tujuan manusia hidup adalah untuk mencapai kesatuan dengan Tuhan dengan menempatkan batin di atas lahir. Paham ini bersumber pada konsep martabat tujuh, yang berkembang di Indonesia pada abad ke-17 sebagai pengembangan ajaran-ajaran Al-Hallaj dan Ibnu Arabi. Meskipun bertujuan mencapai kesatuan dengan Tuhan, penghayatan mistik dalam suluk – terutama suluk dari daerah pesisiran seperti Cirebon – tetap mempertahankan perbedaan antara manusia dan Tuhan. Hal ini dapat dilihat dalam Suluk Ratna bait ke-15 yang telah diterjemahkan sebagai berikut: Ya Aku, ya kamu

Demikianlah persemayaman tauhid

Dua yang menyatu

Ibarat kertas dengan putihnya

Namun setelah sadar

Bukan Aku, bukan kamu

Dan Aku bukan kamu

Ibarat kuku hitam

Yang sesungguhnya berbeda dengan kuku putih.

Mungkin perbedaan antara suluk pesisiran dan suluk pedalaman (Mataram) terletak pada penonjolan nilai syariat. Suluk pesisiran lebih menonjolkan nilai syariatnya, sedangkan suluk pedalaman di keraton- keraton sudah lebih banyak menyerap nilai-nilai kejawen. Beberapa buku suluk yang terkenal, antara lain, suluk Darmogandul, suluk Gatoloco, suluk Walisanga, dll. Setiap suluk dinyanyikan dalam irama tembang yang berbeda-beda, seperti dhandhanggula, sinom, mijil, dsb.

Incoming search terms:

  • isi suluk ratna

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • isi suluk ratna