Advertisement

CERULING-CERULINGAN termasuk burung darat. Ukuran tubuhnya beragam dari kecil sampai sedang. Panjangnya 152—393 milimeter. Bulunya berwarna cokelat, hijau kekuningan, abu-abu hitam, dan putih. Pada sebagian besar jenis burung ini, bagian belakangnya berwarna seragam. Beberapa jenis memiliki bulu leher seperti kerah atau tanda yang sangat mencolok pada ekor dan pantat. Kepala dan lehernya mempunyai tanda pengenal khas untuk beberapa jenis. Bagian bawahnya berwarna putih, kecuali beberapa yang berwarna hitam legam. Ada juga jenis yang memiliki pita-pita berwarna mencolok. Pada waktu terbang, sayapnya terbentang. Warna polanya terang.

Beberapa jenis dalam marga Venellinae berjambul panjang. Pialnya: terletak di muka dan tajinya terdapat pada sayap. Paruhnya lurus dan pendek. Lehernya juga agak pendek. Sayapnya panjang, lurus, dengan bulu sayap sekunder bagian dalam yang panjang. Ekornya pendek .berbentuk rata atau melingkar di ujung. Pahanya pendek. Separo tulang keringnya tidak berbulu. Kebanyakan tidak mempunyai jari belakang, atau mempunyai dalam ukuran kecil.

Advertisement

Daerah sebarannya seluruh dunia. Habitatnya daerah terbuka. Burung ini merupakan penerbang kuat yang sering kali bermigrasi. Ceruling suka berkelompok. Kadangkala, burung ini berjalan dan berlari, bahkan ada yang dapat berenang. Burung ini dapat bersiul-siul. Suara teriakannya nyaring. Makanannya bermacam-macam binatang, seperti serangga, keong, kerang, binatang kecil lain, dan beberapa jenis tumbuhan.

Burung ini bersarang di tanah. Jumlah telurnya 2—5 butir, paling sering 4 butir. Warna telurnya kekuning-kuningan atau abu-abu dengan loreng-loreng hitam yang disesuaikan dengan tempat persembunyiannya. Telur dierami bergantian oleh burung jantan dan betina. Anak yang menetas dirawat bersama pula. Anak ini berbulu halus dan segera dapat berjalan dan berlari. Klasifikasi Ilmiah. Ceruling-cerulingan termasuk suku Charadriidae.

Advertisement