Advertisement

Ozon bukan merupakan hidrokarbon, tetapi konsentrasi 03 di atmosfer naik sebagai akibat langsung dari reaksi hidrokarbon, sedangkan PAN merupakan turunan hidrokarbon. Walaupun oksidan fotokimia lainnya juga diproduksi, tetapi jumlahnya sangat kecil dibandingkan dengan kedua oksidan fotokimia tersebut.

Bahaya polusi hidrokarbon bukan disebabkan oleh hidrokarbon tersebut, melainkan oleh produk-produk reaksi fotokimia yang melibatkan hidrokarbon. Hidrokarbon tidak bereaksi langsung dengan sinar matahari, tetapi sangat reaktif terhadap komponen-komponen lainnya yang diproduksi secara fotokimia. Siklus fotolitik N02 menghasilkan beberapa komponen yang akan bereaksi langsung dengan hidrokarbon. Siklus N02 melibatkan tiga reaksi sebagai berikut:

Advertisement

N02 + sinar matahari — —>         NO +      0

0 + 02    —>         o3

03 + NO                —>         NO2 +   02

 

Net reaksi dari siklus tersebut di atas adalah siklus eepat dari N02, sedangkan ozon dan NO diproduksi dan dihilangkan dalam jumlah seimbang.

Siklus tersebut akan terganggu jika terdapat hidrokarbon karena kemampuannya untuk bereaksi dengan atom oksigen (O) atau ozon yang diproduksi. Reaksi utama yang terjadi adalah antara O dengan hidrokarbon, yaitu 108 lebih cepat daripada antara 03 dengan hirokarbon. Reaksi antara O dengan 02 lebih cepat daripada antara O dengan hidrokarbon, tetapi reaksi yang terakhir ini berlangsung cukup cepat sehingga dapat mengganggu siklus N02.

Skema gangguan siklus fotolitik N02 oleh hidrokarbon dapat dilihat pada Gambar 12.2. Hasil reaksi antara O dengan hidrokarbon merupakan produk intermediat yang sangat reaktif yang disebut hidrokarbon radikal bebas (R02). Radikal bebas semacam ini dapat bereaksi lebih lanjut dengan berbagai komponen termasuk NO, N02, 02, 03 dan hidrokarbon lainnya. Beberapa reaksi yang mungkin terjadi di antara bermacam-macam reaksi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Radikal bebas bereaksi cepat dengan NO membentuk N02. Karena NO dihilangkan dari siklus tersebut, akibatnya mekanisme normal untuk menghilangkan 03 dari siklus tidak terjadi, sehingga konsentrasi 03 meningkat.
  2. Radikal bebas dapat bereaksi dengan 02 dan N02 membentuk peroksiasilnitrat.
  3. Radikal bebas dapat bereaksi dengan hidrokarbon lainnya dan komponen oksigen membentuk komponen-komponen organik lainnya yang tidak diinginkan.

Campuran produk-produk sebagai akibat gangguan hidrokarbon di dalam siklus fotolitik N02 disebut smog fotokimia, yaitu terdiri dari kumpulan 03, CO, PAN dan komponen-komponen organik lainnya termasuk aldehide, keton dan alkil nitrat.

Kecenderungan berbagai jenis hidrokarbon untuk masuk ke dalam proses polusi udara fotokimia bervariasi, oleh karena itu sukar ditentukan konsentrasi hidrokarbon di dalam polutan udara fotokimia. Sebagai contoh, metana terdapat dalam jumlah tinggi di udara, tetapi hidrokarbon tersebut relatif tidak bereaksi (inert) sehingga sangat kecil peranannya dalam pembentukan oksidan fotokimia. Oleh karena itu hidrokarbon dalam jumlah tinggi yang terutama terdiri dari metana mungkin menimbulkan masalah yang lebih kecil dibandingkan dengan hidrokarbon dalam jumlah kecil yang mengandung jenis hidrokarbon lainnya yang lebih bereaksi.

Incoming search terms:

  • apa itu CH3
  • ch3 adalah
  • ch3 apa
  • ch3 itu apa
  • apa itu chl3
  • apa yg di maksud Ch3
  • CH3 arti dari
  • makna ch3
  • pengertian ch3

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • apa itu CH3
  • ch3 adalah
  • ch3 apa
  • ch3 itu apa
  • apa itu chl3
  • apa yg di maksud Ch3
  • CH3 arti dari
  • makna ch3
  • pengertian ch3