Advertisement

c. perfringens merupakan bakteri yang bersifat gram positif berbentuk batangdan membentuk spora. Bakteri ini tersebar luas di alam, yaitu di dalam tanah, debu, dan merupakan bagian dari mikroflora normal di dalam saluran usus manusia dan hewan. Bakteri ini bersifat anaerobik, tetapi masih tahan hidup pada kondisi aerobik, meskipun pertumbuhannya lebih dirangsang pada kondisi anaerobik.

Sebagai bakteri indikator, uji C. perfringens paling jarang dilakukan dibandingkan dengan bakteri indikator lainnya. Hal ini disebabkan bakteri ini *mempunyai beberapa batasan atau kelemahan sebagai bakteri indikator, di antaranya adalah:

Advertisement

1) Bakteri ini membentuk spora yang tahan panas dan kering melebihi ketahanan semua bakteri patogen gram negatif dan bakteri patogen gram positif yang tidak membentuk spora. Oleh karena itu sebagai bakteri indikator tidak dapat digunakan sebagai petunjuk bahwa contoh masih mengandung bakteri patogen

2) Uji yang digunakan untuk mendeteksi C. perfringens mempuny ai spesivisitas rendah sehingga memungkinkan dihasilkan uji positif yang salah

3) C. perfringens merupakan bakteri patogen penyebab keracunan, oleh karena itu uji bakteri ini tidak aman.

Dilihat dari keuntungan-keuntungan dan kelemahan-kelemahan uji terhadap masing-masing bakteri indikator, maka uji bakteri indikator yang paling umum dilakukan adalah uji koliform, yang kemudian dilanjutkan dengan uji koliform fekal untuk menguji adanya kontaminasi kotoran. Jika ternyata uji koliform fekal menunjukkan hasil positif, berarti contoh air yang diuji diduga juga mengandung bakteri-bakteri patogen lainnya yang sering ditemukan di dalam saluran pencernaan.

Incoming search terms:

  • Clostridium tetapi definisi
  • pengertian klosridium

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Clostridium tetapi definisi
  • pengertian klosridium