Advertisement

COLOMBO PLAN
Adalah suatu rencana yang disusun pada bulan Januari 1950 di Colombo, Sri Lanka, oleh para menteri luar negeri negara-negara Persemakmuran Inggris, untuk pembangunan bersama negara-negara Asia Tenggara dan Selatan. Negara-negara pencetus gagasan kerja sama ini adalah Australia, Sri Lanka, Kanada, India, Selandia Baru, pakistan, dan Inggris.
Pada pertemuan ini dibicarakan berbagai masalah dunia, khususnya kebutuhan negara-negara Asia Tenggara dan Selatan. Selain itu, dalam pertemuan ini Menteri Luar Negeri Australia dan Sri Lanka juga menyarankan agar dibentuk sebuah organisasi yang dapat menyediakan bantuan kepada negara-negara Asia Tenggara dan Selatan melalui hubungan dengan lembaga kerja sama ekonomi antara negara-negara Eropa, yakni Organization for European Economic Cooperation (OEEC). Melalui hubungan ini Colombo Plan diharapkan dapat lebih efektif dalam memberikan bantuannya, sehingga standar hidup bangsa Asia dapat ditingkatkan. Langkah-langkah selanjutnya untuk mempercepat pembangunan ekonomi di Asia ditempuh melalui bantuan teknologi.

Sesudah sidang pertama yang diadakan di Sydney pada bulan Mei 1950, Colombo Plan diatur dan disempurnakan pada pertemuan Consultative Committee yang diselenggarakan di London pada tanggal 25 September – 5 Oktober 1950. Secara resmi Colombo Plan mulai dilaksanakan pada bulan Juli 1951.

Advertisement

Sejak tahun 1951, anggota Colombo Plan telah meluas dari tujuh anggota menjadi 27 anggota, di antaranya: Sri Lanka, 1950; India, 1950; Kanada, 1950; Inggris, 1950; Pakistan, 1950; Selandia Baru, 1950; Australia, 1950; Kambodia, 1951; Laos, 1951; Amerika Serikat, 1951; Vietnam, 1951; Nepal, 1952; Burma, 1952; Indonesia, 1953; Jepang, 1954; Thailand, 1954; Filipina, 1954; Iran, 1956; Malaysia, 1957; Buthan, 1962; Korea Selatan, 1962; Afganistan, 1963; Kepulauan Maldive, 1963; Singapura, 1965; dan menyusul Fiji, Repulik Khmer, Bangladesh, dan Brunei Darussalam. Colombo Plan terdiri atas empat bagian, yakni Consultative Comittee, Dewan Kerja Sama Teknologi, Biro Colombo Plan, dan Anggota Staf Bidang Pendidikan Teknologi. Sidang Consultative Committee diselenggarakan secara bergilir di negara-negara anggota. Dewan Kerja Sama Teknologi dan Biro Colombo Plan berkedudukan di Colombo, sedangkan Anggota Staf berkedudukan di Singapura.

Consultative Comittee adalah badan yang bertang-gung jawab melaksanakan sidang pleno tahunan yang dihadiri oleh para menteri luar negeri negara anggota. Sebelum sidang pleno yang dihadiri oleh pejabat- pejabat senior tiap negara anggota berlangsung, diadakan pertemuan selama lima hari. Hasil pertemuan ini digunakan sebagai landasan kerja untuk sidang pleno Consultative Comittee. Pada sidang yang kedua ini, Consultative Commitee mengevaluasi semua J hasil kegiatan Colombo Plan selama tahun berjalan. Selain itu, sidang ini juga menghasilkan rencana pemem berlangsung selama satu hari. Keempat sidang ini diselenggarakan pada bulan yang berbeda. Pertemuan ini dihadiri oleh perutusan duta besar dari negara-negara anggota yang memiliki perwakilan diplomatik di Sri Lanka, sedangkan bagi yang tidak memiliki diselenggarakan di Colombo. Dewan ini berfungsi sebagai suatu lembaga yang bertugas memberikan pelayanan informasi tentang beberapa jenis bantuan yang ditawarkan. Jenis bantuan teknologi diklasifikasikan ke dalam tiga jenis bantuan, yakni penyediaan tenaga ahli, penyediaan tempat latihan di lembaga-lembaga pendidikan, dan penyediaan perlengkapan yang dibutuhkan oleh para tenaga ahli. Tetapi, dalam pelaksanaannya, negara pemberi dan negara penerima lebih suka membentuk suatu ikatan kerja sama atas dasar saling menguntungkan. Hubungan ini dikhawatirkan akan mengganggu kebebasan negara penerima. Oleh sebab itu, dewasa ini kegiatan dewan ini dibatasi pada kegiatan mengkoordinasikan dan memajukan bantuan tanpa melibatkan dirinya sebagai wakil dari negara pemberi bantuan, yang dikhawatirkan memiliki unsur kepentingan tertentu.

Biro Colombo Plan berfungsi sebagai lembaga administrasi yang bertugas mencatat permintaan negara-negara anggota. Catatan ini diajukan kepada dewan untuk dijadikan bahan pertimbangan selanjutnya. Tugas lainnya adalah mencatat semua hasil keputusan dewan, mencatat negara-negara penerima bantuan, membuat laporan tahunan serta menerbitkannya. Sebagai badan sekretariat, Biro Colombo Plan sekaligus berfungsi sebagai lembaga informasi. Sejak Colombo Plan dilaksanakan, dana yang disalurkan mengalami peningkatan yang cukup pesat. Dari tahun 1951-1975, dana yang disalurkan mencapai angka sebesar 40 juta dolar AS. Di antara bantuan ini, yang berasal dari Amerika Serikat sebesar 21 juta dolar AS. Selama tahun 1975-1979, bantuan ini meningkat menjadi 700 juta dolar AS.

Incoming search terms:

  • pengertian colombo plan
  • colombo plan adalah
  • colombo plan
  • jelaskan mengenai colombo plan
  • anggota colombo plan
  • tujuan colombo plan
  • apa itu colombo plan
  • arti colombo plan
  • Apa yang dimaksud dengan colombo plan
  • Organisasi colombo plan

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian colombo plan
  • colombo plan adalah
  • colombo plan
  • jelaskan mengenai colombo plan
  • anggota colombo plan
  • tujuan colombo plan
  • apa itu colombo plan
  • arti colombo plan
  • Apa yang dimaksud dengan colombo plan
  • Organisasi colombo plan