Advertisement

CORREGIDOR
Nama sebuah pulau di Filipina yang terletak 3 kilometer dari Semenanjung Bataan dan 48 kilometer dari Manila, dengan luas wilayah sekitar 731 hektar. Pulau ini juga dikenal dengan nama “Pulau Karang.” Semasa Perang Dunia II pulau ini digunakan sebagai benteng pertahanan pasukan Sekutu.

Bangsa Spanyol menggunakan pulau ini sebagai mercu suar pada abad ke-I8. Setelah Perang Amerika- Spanyol pada tahun 1898, Amerika Serikat menggunakan pulau ini sebagai pangkalan militer yang dilengkapi bangunan-bangunan tempat senjata meriam.

Advertisement

Ketika Jepang menyerang Filipina pada tahun 1941, tentara Sekutu, di bawah komando Jenderal Douglas Mac Arthur, keluar dari Corregidor menuju Semenanjung Bataan. Selanjutnya daerah Corregidor dijadikan markas besar pertahanan Sekutu di bawah pemerintahan Persemakmuran Filipina. Pada waktu itu presiden Filipina adalah Manuel Quezon. Pada saat yang hampir bersamaan dengan serbuan Jepang, yakni pada bulan Februari 1942, Jenderal Mac Arthur berangkat dengan kapal selamnya menuju Australia.

Sepeninggal Douglas Mac Arthur, Bataan jatuh ke tangan Jepang pada bulan April 1942. Tetapi kekuatan tentara Amerika dan Filipina yang bermarkas di Corregidor baru dapat ditaklukkan Jepang pada tanggal 6 Mei 1942, setelah terjadi pertempuran sengit yang tidak seimbang selama kurang lebih 27 hari. Pada bulan Maret 1945, pasukan Sekutu, di bawah komando Jejfderal Mac Arthur, dapat merebut kembali Pulau Corregidor.

Pada tahun 1968, pulau ini menjadi pusat persengketaan antara Malaysia dan Filipina, karena Filipina menempatkan pangkalan militer untuk melakukan intervensi, subversi, intimidasi, dan aneksasi terhadap wilayah Sabah agar masuk Filipina. Tindakan Filipina ini telah menggoyahkan stabilitas politik negara-negara di kawasan Asia Tenggara, khususnya di kawasan ASEAN.

Advertisement