Advertisement

Istilah ini ada sangkut pautnya dengan cultural lag karena mengandung pengertian adanya suatu cara traditional yang tak mengalami perubahan sejak dahulu sampai sekarang. Cultural survival adalah suatu konsep yang lain, dalam arti bahwa konsep ini dipakai untuk menggambarkan suatu praktek yang telah kehilangan fungsi pentingnya seratus persen, yang tetap hidup dan berlaku semata-mata hanya di atas Iandasan adat-istiadat semata-mata. Jadi, pengertian lag dapat dipergunakan paling sedikit dalam dua arti, yaitu:

  1. Suatu jangka waktu antara terjadinya penemuan baru dan diterimanya penemuan baru tadi.
  2. Adanya perubahan dalam pikiran manusia dari alam pikiran tradisional ke alam pikiran modern.

Terjadinya cultural lag ialah karena adanya hasil ciptaan baru yang membutuhkan aturan-aturan serta pengertian yang baru yang berlawanan dengan hukum-hukum serta cara-cara bertindak yang lama, tetapi ada pula kelompok yang memiliki sifat keterbukaan, malahan mengharapkan timbulnya perubahan dan menerimanya dengan mudah tanpa mengalami cultural lag.

Advertisement

Advertisement