Advertisement

Kota induk yang dikitari kota satelit atau daerah suburban di sekitarnya. Kota utama bertindak sebagai lokomotif ekonomi dan sosial dari kota satelit atau wilayah pinggiran sekitarnya. Interaksi penduduk kota utama dan kota satelit dicirikan oleh tingkat mobilitas yang tinggi. Mobiiitas ini dapai’ berbentuk migrasi musiman atau dapat juga berbentuk nglaju (bekerja di kota induk lalu kembali ke kota pinggiran).

Indonesia mengenai Jakarta sebagai kota metropolitan. Kota ini memenuhi persyaratan kota metropolitan mana pun di dunia karena selain dikitari kota satelit Bogor, Tangerang, Bekasi (disingkat: Botabek), juga diramaikan dengan sejumlah wilayah suburban. Mobilitan penduduknya selain ditandai dengan kemacetan lalu lintas pada jam-jam sibuk di pagi hari dan sore hari, juga dengan adanya migrasi musiman sebesar 904.576 jiwa dan penduduk nglaju sebanyak 249.603 jiwa (1989).

Advertisement

Metropolitan berasal dari kata metropolis yang berarti kota ibu. Dan seperti halnya seorang ibu, kota ibu mewarisi sifat-sifat keibuan seorang manusia dengan memberi payung ekonomi dan sosial. Sebuah daerah metropolitan sekurang-kurangnya berpenduduk 100.000 jiwa dan padat penduduknya.

Advertisement