Advertisement

PENGERTIAN DAN CARA MEMBUAT KOMPOS – Bahan hasil perombakan zat-zat makro- organik secara biokimia dengan bantuan aktivitas mikroorganisme (seperti bakteri, jamur, dan ragi) dan binatang kecil (cacing, serangga, dsb.). Zat makro- organik itu umumnya berasal dari tumbuhan, bina­tang, manusia, maupun gabungan ketiganya.

Dalam pembuatan kompos diperlukan sebagian be­sar bahan organik, mikroorganisme, air, oksigen, ser­ta zat-zat lain (bila diperlukan). Jenis mikroorganisme yang memegang peranan dalam pembentukan kom­pos bergantung pada bahan organik yang dirombak serta proses yang berlangsung, misalnya apakah pro­ses itu berlangsung secara aerob ataukah anaerob. Se­lama proses pengomposan itu berlangsung, terjadi misalnya penguraian selulosa, pembentukan asam- asam organik, terutama asam humat, suatu asam yang penting dalam membentuk humus.

Advertisement

Di dalam jaring kehidupan, jelas bahwa semua ^-makhluk hidup yang mati akhirnya akan dirombak oleh suatu perombak {decomposer) menjadi berbagai bahan anorganik. Bahan anorganik ini selanjutnya akan terserap dan terasimilasi oleh tumbuhan. Jadi tampak betapa penting peranan perombak ini dalam proses pengomposan. Bahan organik yang tak sempat diuraikan dan menumpuk dapat merupakan gangguan kewajaran kehidupan. Sebagai contoh gambut yang terbentuk di daerah rawa. Namun gambut juga dapat dipandang sebagai hasil tahap awal pembentukan ba­tu bara yang membutuhkan waktu ratusan ribu tahun, serta suhu dan tekanan yang tinggi di dalam tanah. Dalam proses pengomposan, penguraian bahan orga­nik yang berjalan sempurna akan menghasilkan kom­pos dengan manfaat maksimal, yaitu sebagai pupuk.

Faktor yang mempengaruhi pengomposan adalah: kelembapan udara atau kandungan air, udara atau ae­rasi, suhu, cacah mikroorganisme perombak, dan ke­asaman campuran kompos.

Kelembapan kompos disebabkan oleh kandungan air campuran bahan pembuat kompos. Kandungan air yang cukup akan mempercepat berkembangbiaknya mikroorganisme serta membantu aktivitas jasad-jasad tersebut dalam membusukkan biomassa. Oleh karena itu dianjurkan untuk membasahi campuran bahan kompos tersebut dengan air secara berkala.

Udara juga ikut berpengaruh pada proses perom­bakan yang bersifat aerob. Makin banyak udara yang masuk ke dalam celah-celah bahan yang dikompos- kan, makin cepat pula proses pembusukan. Jadi pema­sukan udara akan memperpendek waktu pengompos­an. Suhu yang baik dalam proses pengomposan adalah suhu optimum untuk pertumbuhan mikro­organisme, yaitu 50 – 60°C.

Jumlah mikroba dalam proses pengomposan juga akan menentukan proses itu. Pengomposan akan ber­jalan cepat jika cacah mikroorganisme cukup tinggi pada awal pengomposan. Hal ini berkaitan dengan adaptasinya. Makin banyak mikroorganisme pada awal proses, makin singkat adaptasinya. Untuk mem­perbanyak jumlah mikroorganisme, bisa ditambahkan kotoran ternak.

Mikroorganisme biasanya tediri atas jenis jasad re­nik yang menghendaki keasaman medium yang ber­beda-beda. Pengomposan dalam kondisi aerob umumnya menghasilkan pH yang agak tinggi. Sebaliknya pada awal proses pengomposan, pH cam­puran kompos kurang dari 7, sesuai dengan kondisi vang baik untuk jamur. Lama-kelamaan aktivitas ja- nuir akan digantikan oleh bakteri perombak tennofilik 5 yane toleran terhadap pH 7,5 – 8,5.

Penggunaan kompos dalam bidang pertanian cu­kup berarti. Penggunaan pupuk buatan atau pupuk pa­brik saja secara terus-menerus akan merusak kondisi fisik tanah: tanah menjadi padat sehingga sukar dite­robos akar dan dimasuki udara. Penggunaan kompos dapat membantu menggemburkan tanah.

 

Incoming search terms:

  • pengertian kompos
  • pengertian komposter
  • definisi kompos
  • definisi komposter
  • pengertian dan cara membuat kompos
  • pengertian dan cara pembuat kompos
  • pengertian kompos dan cara membuatnya
  • Pengertiam dan tahap pengolahan kompos
  • cara membuat kompos dan pengertiannya
  • penjelasan tentang komposter

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian kompos
  • pengertian komposter
  • definisi kompos
  • definisi komposter
  • pengertian dan cara membuat kompos
  • pengertian dan cara pembuat kompos
  • pengertian kompos dan cara membuatnya
  • Pengertiam dan tahap pengolahan kompos
  • cara membuat kompos dan pengertiannya
  • penjelasan tentang komposter