Advertisement

PENGERTIAN DAN CARA MENGOLAH LIMBAH INDUSTRI – Adalah bahan-bahan tak bergu­na yang dibuang pabrik-pabrik ke lingkungan di sekitarnya. Limbah industri bisa berupa zat padat, zat cair, maupun gas dan biasanya menimbulkan polusi di lingkungan sekitarnya. Pesatnya perkembangan tek­nologi dan munculnya berbagai industri di abad ke-20 menghasilkan limbah-limbah yang makin berbahaya, beberapa di antaranya tak terurai oleh alam, sehingga merusak keseimbangan lingkungan. Gas, asap, dan partikel debu yang dilepas cerobong asap pabrik-pa­brik merupakan penyumbang utama terjadinya polusi udara. Cairan kimia dan air radiator pendingin mesin yang suhunya di atas normal merupakan zat pengotor yang menimbulkan polusi air. Karena menimbulkan berbagai macam polusi, di banyak kota di seluruh du­nia, pabrik-pabrik biasanya didirikan di dalam suatu lokasi tersendiri yang jauh dari pemukiman agar lim­bah yang dihasilkannya tidak merusak lingkungan tempat tinggal. Contohnya, Kawasan Industri Puloga- dung di Jakarta atau Kawasan Industri Rungkut di Su­rabaya.

Pembangkit listrik dan pabrik-pabrik merupakan penghasil polusi udara yang utama. Asap yang diha­silkan mengkontaminasi udara dengan jutaan ton kar­bon monoksida, belerang dioksida, hidrokarbon, dan unsur-unsur tertentu tiap tahunnya. Pembangkit lis­trik tenaga nuklir memang tidak menimbulkan polusi udara, namun zat buangannya dapat menimbulkan pencemaran suhu air bila dibuang ke sungai. Polusi air juga ditimbulkan oleh penimbunan toksin kimia­wi, partikel-partikel logam, dan bahan-bahan radioak­tif bila dibuang ke air. Rembesan minyak pengeboran lepas pantai dan tumpahan dari tanke kan bentuk polusi air lainnya.

Advertisement

 

Advertisement