PENGERTIAN DAN CONTOH EKONOMI

145 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu ilmu sosial yang mempelajari mengenai aktivitas manusia yang mengenai bersama kegiatan produksi, distribusi, dan mengonsumsi pada barang dan jasa.

Ada termasuk yang menjelaskan definisi ekonomi adalah seluruh yang terjalin bersama dengan usaha dan kekuatan manusia dalam mencukupi keperluan hidupnya untuk capai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bhs Yunani, yaitu “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang bermakna peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau keputusan rumah tangga.

Lalu apa saja motif dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk jalankan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah sebagian motif di dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini biasanya dijalankan oleh konsumen, apabila belanja keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini dilaksanakan oleh penjual, misalnya menjajakan keperluan pokok manusia untuk meraih keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif beroleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih tahu apa itu ekonomi, maka kita sanggup merujuk terhadap pendapat lebih dari satu ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi berkenaan tabiat manusia sebagai pertalian pada tujuannya dihadapkan bersama ketersediaan sumber daya untuk capai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi perihal manusia sebagaimana mereka meniti hidup, bergerak dan berpikir di dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu suasana dan karena ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen pada penciptaan nilai pindah barang dan jasa yang bisa meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terkandung sebagian komitmen yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, tersebut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip produksi dalam ekonomi adalah perekonomian punyai peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses produksi perlu cost dan bisnis dalam pelaksanaannya. Aktivitas produksi dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi di dalam ekonomi adalah kegiatan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini wajib dilaksanakan bersama dengan perhitungan kala yang baik agar product yang disalurkan tiba di wilayah penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dilakukan terhadap pas dini hari supaya kualitas buah dan sayur selalu baik waktu pembeli membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengkonsumsi di dalam ekonomi adalah segala aktivitas pemanfaatan suatu produk yang dijalankan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal membeli genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya sehingga atap rumahnya tidak bocor dikala hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang jadi semangat atau alasan yang menyebabkan seseorang laksanakan tindakan ekonomi, baik dari di dalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, ada dua jenis motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni motivasi dari didalam diri manusia untuk lakukan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan sebab merasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni stimulan atau dampak yang berasal dari luar pada manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia ingin belanja rumah karena menyaksikan orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni stimulan didalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya sehingga mengusahakan laksanakan berbagai hal. Misalnya; bekerja untuk meraih duwit untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permintaan manusia untuk memperoleh keuntungan berasal dari kegiatan ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjajakan suatu hal kepada orang lain bersama dengan menyita keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu motivasi berasal dari didalam diri manusia untuk melaksanakan aktivitas ekonomi dikarenakan mendambakan memperoleh penghargaan, baik gara-gara keahlian yang dimiliki maupun sebab jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah kesibukan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kegiatan mengolah adalah memiliki tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku aktivitas memproses ini adalah pengusaha di bermacam industri, apabila entrepreneur agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari kesibukan memproduksi dapat disalurkan kepada pembeli untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, kesibukan memproses yang dijalankan produsen adalah untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) dari suatu lokasi ke wilayah paling dekat bersama dengan konsumen. Proses distribusi amat krusial didalam kesibukan ekonomi karena sanggup mewujudkan keserasian pada keperluan dan ketersediaan product yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, tapi perpaduan dari beraneka aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kesibukan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, aktivitas distribusi ini mempunyai banyak kesibukan yang saling berhubungan. Dan target kelanjutannya adalah penyaluran barang yang dibutuhkan konsumen sanggup tiba terhadap waktu yang pas dan barang dalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari kesibukan mengkonsumsi adalah kegiatan kenakan atau menggunakan produk (barang/ jasa) untuk mencukupi kebutuhan konsumen. Contoh kegiatan konsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan kekuatan listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *