Advertisement

Atau daur air, adalah sistem pengumpulan, pemurnian, dan pembagian air secara alami. Daur ini merupakan kesatuan dari dua proses yang dipengaruhi energi matahari, yaitu proses evaporasi dan presipitasi.

Air menguap dari seluruh perairan, daratan, dan tumbuhan. Dari tumbuhan, air menguap melalui daun yang menyebabkan kekurangan air. Akibatnya, terjadi kegiatan menaikkan air dalam tubuh tumbuhan ke batang, cabang, dan ranting. Kehilangan air melalui daun tersebut disebut transpirasi, sedangkan kehilangan air melalui tanah dan dedaunan disebut evapotranspirasi.

Advertisement

Ketika molekul-molekul air menguap dari tanah, danau, atau perairan lainnya dan memasuki atmosfer, air sudah dalam keadaan murni, karena semua komponen selain air telah ditinggalkan. Di atmosfer air tertahan sebagai butir uap air (sebesar 1/2 ketebalan rambut manusia). Jumlah yang dapat ditahan dalam bentuk uap air tersebut tergantung dari suhu udara.

Banyaknya uap air dalam atmosfer disebut kelembapan absolut, yaitu jumlah gram air dalam 1 kilogram udara kering, atau kelembapan relatif, yaitu perbandingan antara banyaknya uap air di udara dan berapa banyak udara dapat menahannya pada suhu tertentu. Misalnya, pada kelembapan relatif 65 persen, udara mempunyai 65 persen uap air yang dapat ditahan pada suhu tertentu. Jika kelembapan relatif 100 persen, udara dikatakan jenuh. Jika uap air meiebihi kondisi jenuh, akan terbentuk awan dan kabut. Awan terbentuk jika kelembapan naik akibat perbedaan ketinggian di daerah pegunungan, pada saat udara dingin bersinggungan dengan uap air, atau jika udara hangat naik ke daerah yang lebih dingin.

Hujan akan terjadi jika udara mengandung partikel-partikel kecil yang disebut inti embun pada saat air terkumpul. Inti embun tersebut bisa saja garam dari laut, debu, atau partikel-partikel halus dari pabrik, pembangkit tenaga listrik, dan kendaraan. Sekitar 11 juta bintik air membentuk satu tetes air hujan.

Jika suhu udara berada di bawah titik es, bintik air tersebut dapat menjadi kristal es yang membentuk salju. Awan bergerak karena adanya angin yang digerakkan oleh sinar matahari, dan membawa kelembapan tersebut ke mana-mana. Akhirnya, awan itu jatuh sebagai hujan, gerimis, hujan es, salju, hujan campuran es dan salju. Presipitasi mengembalikan air ke danau, sungai, lautan, dan daratan tempat asal air tersebut, sehingga lengkaplah daur hidrologi/air.

Incoming search terms:

  • pengertian daur hidrologi
  • daur hidrologi
  • apa yang dimaksud dengan daur hidrologi
  • pengertian daur hidrologi atau daur air
  • apa yang dimaksud dengan daur hidrologi atau daur air
  • apa yang dimaksud daur hidrologi
  • daur hidrologi adalah
  • Jelaskan daur hidrologi
  • apa yang di maksud dengan daur hidrologi
  • pengertian daur hidrogen

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian daur hidrologi
  • daur hidrologi
  • apa yang dimaksud dengan daur hidrologi
  • pengertian daur hidrologi atau daur air
  • apa yang dimaksud dengan daur hidrologi atau daur air
  • apa yang dimaksud daur hidrologi
  • daur hidrologi adalah
  • Jelaskan daur hidrologi
  • apa yang di maksud dengan daur hidrologi
  • pengertian daur hidrogen