Advertisement

Perkumpulan para gadis yang belum kawin di Bali Trunyan. Untuk kaum laki-lakinya terdapat perkumpulan teruna. Kedua perkumpulan ini menjalankan kegiatan yang berhubungan dengan tugas keagamaan, misalnya upacara dan ngayah (bekerja) di pura, maupun kegiatan sehari-hari, misalnya belajar menari dan bermain musik.

Perkumpulan debunga dan teruna dikepalai oleh Klian Debunga dan Klian Teruna. Klian mempunyai pembantu yang disebut penyarikan. Seseorang dapat menjadi cocongan (calon debunga) bila sudah mendekati umur 14 tahun; ia haruslah anak tertua dalam suatu keluarga batih atau seorang adik yang menggantikan saudaranya anggota debunga yang telah kawin.

Advertisement

Penerimaan anggota baru dalam perkumpulan debunga berlangsung setahun sekali pada Purnama Kedasa (kesepuluh), dalam upacara khusus. Pada prinsipnya seorang anak sulung di Trunyan diwajibkan menjadi anggota debunga. Namun anak sulung diperbolehkan tidak menjadi debunga bila orang tuanya tidak mengizinkan, dengan alasan tertentu, misalnya bila tenaganya diperlukan untuk kehidupan ekonomi keluarga.

Advertisement