Advertisement

Dikeluarkan oleh Presiden Sukarno untuk menyelamatkan negara dari bahaya kehancuran akibat terjadinya pertentangan-pertentangan di dalam negeri, yang sangat membahayakan persatuan dan keselamatan negara dan bangsa Indonesia. Pertentangan yang terjadi, antara lain, disebabkan karena memuncaknya konflik ideologis di sidang-sidang Konstituante di Bandung pada tahun 1956-1959.

Isi pokok Dekrit Presiden itu adalah: (1) menetapkan pembubaran Konstituante; (2) menetapkan berlakunya kembali UUD 1945 bagi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan tidak berlakunya lagi Undang-undang Dasar Sementara tahun 1950; (3) membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara, yang terdiri atas anggota-anggota DPR ditambah dengan utusan-utusan golongan dan daerah; (4) membentuk Dewan Pertimbangan Agung Sementara. Kedua badan yang disebut terakhir ini akan dibentuk dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Advertisement

Konstituante sebagai hasil Pemilihan Umum tahun 1955 terbentuk dan bersidang di Bandung pada tahun 1956-1959. Tugas Konstituante itu adalah menetapkan UUD yang tetap untuk menggantikan UUDS 1950 yang bersifat sementara. Sidang-sidang itu ternyata hanya menjadi medan pertentangan antara kekuatan-kekuatan politik yang mempunyai ideologi yang berbeda-beda. Konflik ideologis secara terbuka terjadi.

Untuk menghindari berlarut-larutnya situasi gen¬ting ini, pada bulan Maret 1959 pemerintah mengusulkan untuk kembali saja ke UUD 1945. Anjuran pemerintah diulangi oleh Presiden Sukarno pada tanggal 22 April 1959. Akan tetapi anjuran ini menjadi perdebatan pula di dalam sidang Konstituante, sehingga tidak menghasilkan keputusan sebagaimana ditentukan dalam UUDS 1950. Meskipun sudah tiga kali diadakan pemungutan suara untuk menentukan diterima atau tidaknya anjuran pemerintah untuk kembali ke UUD 1945, keputusan sidang Konstituante tetap belum dapat dihasilkan. Bahkan setelah pemungutan suara ini, anggota Konstituante dari PNI dan PKI menyatakan tidak akan menghadiri sidang-sidang lagi. Hal ini menimbulkan keadaan ketatanegaraan yang membahayakan persatuan dan keselamatan negara, nusa dan bangsa, serta merintangi pelaksanaan pembangunan. Atas dasar itulah akhirnya, pada tanggal 5 Juli 1959, Presiden Sukarno mengeluarkan Dekrit Presiden.

Incoming search terms:

  • pengertian dekrit
  • pengertian dekrit presiden
  • arti dekrit presiden
  • dekrit presiden adalah
  • arti dekrit
  • apa itu dekrit presiden
  • pengertian dekrit presiden dan isinya
  • 2 arti dekrit presiden
  • pengertian dekrit presiden 5 juli 1959
  • pengertian dekret

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian dekrit
  • pengertian dekrit presiden
  • arti dekrit presiden
  • dekrit presiden adalah
  • arti dekrit
  • apa itu dekrit presiden
  • pengertian dekrit presiden dan isinya
  • 2 arti dekrit presiden
  • pengertian dekrit presiden 5 juli 1959
  • pengertian dekret