social democracy (demokrasi sosial)

Demokrasi sosial adalah sebuah gerakan politik yang berbasis partai. yang diilhami oleh sosialisme, yang menyandang makna berdasarkan tempat dan waktu. Pada dasarnya gerakan ini adalah gerakan Eropa dengan pengecualian pada Australia, Selandia Baru dan Israel. Tidak semua partai sosial demokrat memakai nama ini, dengan alternatif yang paling umum adalah Partai Sosialis (Perancis) dan Partai Buruh (Belanda. Inggris dan Norwegia).

Ada tiga fase yang dapat dibedakan: sejak 1875 ketika Partai Demokrasi Sosial Jerman (SPD) didirikan pada tahun 1914; di antara PD II; dan pada periode sejak 1945. Periode yang pertama, salah satu ekspansi dan konsolidasi dari gerakan, yang kebetulan bersamaan dengan industrialisasi di Eropa serta pembentukan sebuah demokrat sosial proletariat yang luas (atau kelompok sosialis istilah yang kemudian dalam penggunaannya saling dipertukarkan) yang menjadi anggota dari partai-partai yang tersentralisasi dan berbasis nasionalis, yang terorganisasi secara longgar di bawah panji Second International (1889) mendukung sebuah bentuk Marxisme yang dipopulerkan oleh Friedrich Engels, August Bebel dan Kari Kautsky. Hal ini berarti bahwa hubungan produksi kapitalis akan mendominasi keseluruhan masyarakat, mengeliminasi produsen-produsen kecil sampai hanya ada dua kelas yang saling bertentangan, kapitalis dan pekerja, yang saling berhadapan satu sama lain. Sebuah krisis ekonomi besar pada akhirnya akan membuka jalan bagi sosialisme dan kepemilikan bersama dari alat-alat produksi. Sementara itu, kaum demokrat sosial, dalam aliansi dengan serikat dagang, akan berjuang demi tujuan-tujuan demokratis seperti hak memilih dalam politik yang universal dan sebuah negara kesejahteraan serta tuntutan-tuntutan pekerja tradisional seperti jam kerja yang lebih pendek. Diasumsikan bahwa dalam negara demokratis kekuasaan dapat diperoleh secara damai, meskipun partisipasi dalam pemerintahan borjuis dikesampingkan. Beberapa pemikir (seperti Rosa Luxemburg) meng-usulkan pemogokan umum secara masai sebagai senjata revolusioner yang terbaik.

SPD menyediakan model ideologis dan organisatoris meski pengaruhnya lebih lemah di Eropa selatan. Di Inggris serikat dagang yang kuat berusaha mempengaruhi kaum liberal bukannya membentuk sebuah partai kelas pekerja yang terpisah. Tidak sampai tahun 1900 berdirilah Partai Buruh. Partai ini tidak pernah bersifat Marxis dan menjalankan sebuah program sosialis hanya pada tahun 1918.

PD 1 dan Revolusi Oktober telah memecah belah gerakan ini, menempatkan para pendu¬kung Bolsheviks-nya Lenin berhadap-hadapan dengan kaum reformis demokrat sosial, yang kebanyakan mendukung pemerintah nasional selama perang. Meskipun demikian perseteruan antara kelompok demokrat sosial dan kelompok komunis kadang-kadang terhenti, seperti yang terjadi pada pertengahan tahun 1930-an, dalam usahanya menghadapi fasisme secara bersama-sama. Pada periode antara dua perang kaum sosialis dan demokrat sosial membentuk pemerintahan di berbagai negara termasuk di Inggris, Belgia dan Jerman. Di Swedia, di mana kaum demokrat sosial telah lebih berhasil dibandingkan di tempat-tempat lain, mereka memerintah secara terputus-putus dari tahun 1932 sampai 1976.

Setelah tahun 1945. sementara di Eropa Utara kaum sosialis menyebut diri sebagai demokrat sosial, di berbagai negara lain, terutama di Peran- cis, Inggris dan Itali, demokrat sosial disebut sebagai kelompok sosialis sayap-kanan yang berpi-hak ke AS dalam masa perang dingin, menentang nasionalisasi yang luas, dan bermusuhan dengan Marxisme. Dalam kenyataannya perbedaan-perbedaan di antara berbagai kecenderungan ini tidak pernah signifikan seperti dalam perdebatan doktrin internal. Pada akhirnya semua partai demokrat sosial menanggalkan Marxisme, dan menerima ekonomi campuran, mulai merenggangkan hubungannya dengan serikat dagang serta meninggalkan ide sektor publik yang terus- menerus berekspansi (ever-expanding nationalized sector). Pada tahun 1970-an dan 1980-an mereka mengambil beberapa pemikiran kelompok radikal kelas-menengah, seperti feminisme dan ekologisme. Sosialisme bukan lagi tujuan pada akhir proses transformasi sosial melainkan proses itu sendiri, di mana kekuasaan dan kekayaan secara bertahap akan didistribusikan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan kesamaan sosial sebuah posisi yang dibela oleh Eduard Bernstein (1993 [1899]) pada tahun 1890-an. Keberhasilan kapitalisme pada tahun 1950-an menguntungkan revisionisme seperti itu, yang diabadikan SPD pada Bad Godesberg Conference-nya tahun 1959 dan dipopulerkan di Inggris oleh Anthony Crosland (1956). Semua penganut demokrat sosial berasumsi bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan menopang sektor publik yang sedang berkembang, menjamin full employment dan mendanai negara kesejahteraan. Asumsi-asumsi ini berkaitan sangat erat dengan perkembangan aktual dari masyarakat-masyarakat Eropa sehingga periode 1945-73 kadang-kadang dirujuk sebagai era ‘konsensus demokrat sosial’. Yang lebih penting, perkembangan ini terjadi bersamaan dengan ‘masa keemasan’ kapitalisme.

Sejak tahun 1973 partai-partai sayap-kiri mulai mendapatkan kekuasaan di Portugal, Spanyol, Yunani dan Perancis (kecuali pada masa singkat 1936 – 37). Tetapi demokrasi sosial menghadapi krisis ide besar. Faktor-faktor yang menyebabkannya adalah berakhirnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pengangguran besar-besaran (yang membuat negara kesejahteraan makin berat untuk didanai), interdependensi ekonomi global (yang membuat manajemen makroekonomi nasional tidak lagi memadai), perlawanan terhadap perpajakan, penurunan tajam dari ukuran proletariat berbasis industri, serta tantangan dari ide-ide deregulasi dan privatisasi neo-liberal dan anti-statis. Runtuhnya komunisme dan transformasi dari partai-partai komunis menjadi partai-partai demokrat sosial makin memojokkan para demokrat sosial ketika ideologi pasar bebas mulai menguat.

 

Incoming search terms:

  • demokrasi sosial
  • pengertian demokrasi sosial
  • demokrasi sosialis
  • demokrasi sosial adalah
  • pengertian demokrasi sosialis
  • apa yang dimaksud dengan demokrasi sosial
  • apa yang dimaksud demokrasi sosial
  • arti demokrasi sosial
  • apa yg dimaksud demokrasi sosial

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • demokrasi sosial
  • pengertian demokrasi sosial
  • demokrasi sosialis
  • demokrasi sosial adalah
  • pengertian demokrasi sosialis
  • apa yang dimaksud dengan demokrasi sosial
  • apa yang dimaksud demokrasi sosial
  • arti demokrasi sosial
  • apa yg dimaksud demokrasi sosial