Advertisement

Bentuk huruf bahasa Sanskerta, bahasa resmi agama Hindu. Menurut para ahli, bahasa Sanskerta adalah bahasa bangsa Arya dari Asia Tengah, sekitar wilayah Baktria dan Sogaiana. Bahasa Sanskerta menjadi induk dua rumpun bahasa Asia dan enam rumpun bahasa Eropa. Kedua rumpun bahasa Asia tersebut adalah Prakrit (termasuk bahasa Pali dan bahasa Ardha Magadhi) dan Iran (termasuk bahasa Avesta dan Parsi), sedangkan keenam rumpun bahasa Eropa adalah bahasa Keltia, bahasa Yunani, bahasa Italia, bahasa Teutonia, bahasa Slavia, dan bahasa Lithuania.

Kedua rumpun bahasa Asia dan keenam rumpun bahasa Eropa itu disebut juga bahasa Arya, karenanya ada yang disebut bahasa Indo-Eropa dan bangsa Indo-Eropa. Bangsa dan bahasa Indo-Eropa inilah yang menjadi cikal bakal dan pengawal bahasa Sanskerta yang di Asia menggunakan huruf-huruf Brahma. Dalam Menurut Prof. Dr. Monier Monier-Williams dalam A Sanskrit-English Dictionary (edisi pertama, 1899), terdapat tanda hubungan orisinal atau kesamaan keluarga antara huruf Fenisia dan huruf Brahma yang ditunjukkan juga dalam perkembangan huruf Brahma. Penulisan tangan huruf Romawi tua, Yunani purba dan Fenisia sama dengan simbol yang disucikan oleh penganut Hindu tawakal yang bahasa resminya Sanskerta. Perkembangan simbol inilah yang dikenal sebagai huruf Dewanagari. Tabel di atas menunjukkan ilustrasi perkembangan tersebut menurut Prof. Dr. Monier Monier-Williams.

Advertisement

Advertisement