Advertisement

Istilah Hodgson untuk penemuan beberapa jenis Budha yang dipuja di Nepal. Karena Budha yang dipuja ini dalam konsepsi berkontemplasi (dhyana) dan melakukan aktivitasnya juga dalam kontemplasi, ia menyebutnya Dhyani-Budha. Istilah ini menjadi populer dan dipakai oleh para cendekiawan Barat khususnya untuk merujuk Budha yang demikian, walaupun belakangan disadari bahwa cara penyebutan ini keliru. Sebutan sebenarnya yang dipakai dalam kitab agama Budha Tantrayana adalah Tathagata (yang telah tiba pada yang demikian), Jina (yang berhasil menaklukkan), atau Budha (yang mengetahui). Karena berjumlah lima, mereka lalu disebut juga Panca-Tathagata, Panca-Jina, atau Panca- Budha. Dalam istilah Hodgson, mereka menjadi Panca-Dhyani-Budha. Kelima Budha tersebut adalah Vairocana, Aksobhya, Ratnasambhava, Amitabha, dan Amoghasiddhi. Dalam konsepsi ini, setiap Budha menempati posisi tertentu di alam semesta. Vairocana di tengah atau di pusat, Aksobhya di timur, Ratnasambhava di selatan, Amitabha di barat, dan Amoghasiddhi di utara. Kedudukan ini mempunyai arti penting berkaitan dengan pengertian mandala, yaitu suatu lingkaran magis yang mencerminkan alam se¬mesta.

Konsepsi Panca-Jina ini erat hubungannya dengan konsepsi penciptaan alam semesta dan konsepsi Budha yang banyak dan supraduniawi. Seperti diketahui, konsepsi ini memegang peranan penting setelah agama Budha Mahayana dan Tantrayana mencapai bentuk, lebih matang. Awalnya dapat dijajaki kembali mulai munculnya konsepsi makhluk penolong (bodhisattva) lebih tinggi daripada arahat serta adanya tiga tubuh (trikaya) Budha alih-alih sekadar Sakyamuni Budha yang dikenal dalam sejarah.

Advertisement

Sehubungan dengan konsepsi trikaya, pada Budha Gotama terjadi perubahan tubuh (nirmana-kaya) seperti manusia biasa. Di atasnya ada tubuh kenikmatan (sambhoga-kaya) bersifat lebih langgeng dan menjadi pancaran dharma-kaya atau tubuh realitas sebenarnya bersifat absolut. Tubuh realitas ini sekaligus menjadi esensi ajaran atau Dharma atau kebenaran. Perwujudan tubuh Dharma ini di alam semesta sesuai dengan jenis esensi, tugas, dan fungsi yang diwakilinya terdiri atas lima dan dikenal sebagai Panca-Jina atau Panca-Dhyani-Budha. Sebagai dharma-kaya, mereka selalu berada dalam kontemplasi atau meditasi terus menerus. Walaupun demikian, melalui kegiatan ini mereka dapat memancarkan energinya membentuk tubuh bersifat lebih aktif, yaitu sambhoga-kaya. Dalam konteks ini, tubuh yang tercipta lewat kontemplasi ini disebut juga Jinaputra atau dalam istilah Hodgson dhyani-bodhisattva. Dhyani-bodhisattva ada lima, satu untuk setiap Jina. Sebagai perwujudan bersifat iebih aktif, tubuh inilah yang mengatur dan mengendalikan dunia. Dalam masa kritis, dhyani-bodhisattva ini bisa mengambil wujud manusia untuk menyebarkan Dharma. Di sini nirmana-kaya mengambil alih tugas untuk kemudian dikembalikan lagi kepada dhyani-bodhisattva yang bersangkutan bila tubuh yang dipakai menjadi rusak karena kematian. Sewaktu menggunakan tubuh manusia, ia disebut juga manushi-budha. Contohnya untuk kehidupan sekarang Amitabha Budha sebagai Jina, Avalokitesvara Bodhisattva sebagai Jinaputra, dan Sakyamuni Budha sebagai Manushi-Budha-nya, sedangkan untuk kehidupan mendatang Amoghasiddhi sebagai Jina, Visvapani sebagai Jinaputra, dan Maitreya sebagai Manushi-Budha.

Sistem lain yang ada hubungannya dengan konsepsi Dhyani-Budha ini adalah sistem Adi-Budha. Dalam sistem ini, pada lima Budha yang disebutkan sebelumnya, dikenal satu Budha yang menjadi sumber pancaran bagi semua Budha atau Bodhisattva, bahkan juga bagi alam semesta. Budha ini dapat dikenali melalui banyak nama, antara lain yang paling terkenal Adi- Budha atau Maha-Vairocana. Di sini, Adi-Budha serupa dengan pengertian Tuhan Yang Maha Esa agama teistik lainnya.

Incoming search terms:

  • pengertian aksobhya
  • dhyani bodhisatwa
  • maksud dari dhayani budha wairocana
  • pengertian dhyani bodhisattva
  • trikaya buddha vairocana adalah

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian aksobhya
  • dhyani bodhisatwa
  • maksud dari dhayani budha wairocana
  • pengertian dhyani bodhisattva
  • trikaya buddha vairocana adalah