Advertisement

Kesimpulan yang diambil dari proses pemeriksaan kedokteran. Ada dua bentuk penalaran dalam menegakkan diagnosis. Pertama, dengan merangkai gejala dan tanda yang ditemukan pada penderita ke dalam pola hubungan sebab-akibat, untuk ditelusuri penyebab penderitaannya secara terarah, yaitu penyakit yang menimbulkan gejala dan tanda tersebut. Diagnosis yang berdasarkan pendekatan sebab-akibat ini merupakan penalaran deduktif. Misalnya diduga seseorang menderita diare akibat keracunan makanan. Bila diagnosis itu benar, gejalanya pasti timbul sesudah makan makanan yang mengandung racun, biasanya mengenai semua orang yang makan makanan itu, dan pada pemeriksaan laboratorium terhadap makanan tersebut ditemukan kuman yang menyebabkan keracunan.

Yang kedua, berdasarkan pola penyakit. Bila kriteria yang menjadi persyaratan suatu penyakit dapat dipenuhi oleh gejala dan tanda yang ditemukan pada penderita, maka nama penyakit tersebut dijadikan diagnosis. Misalnya seorang menderita demam, mual, dan beberapa hari kemudian air seni dan bagian putih matanya menjadi kuning. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan hasil yang menunjang adanya infeksi virus hepatitis. Ia menderita radang hati, hepatitis. Diagnosis berdasarkan pola penyakit ini merupakan penalaran induktif.

Advertisement

Dalam keadaan tertentu, bila gejala dan tanda serta pemeriksaan laboratorium tidak memberikan gambaran yang jelas, dokter membuat diagnosis banding. Ada banyak penyakit berbeda yang menimbulkan gejala dan tanda yang sama. Juga sebaliknya. Gejala dan tanda penyakit yang menyerupai influenza dapat merupakan awal dari suatu penyakit lain yang lebih parah seperti radang paru-paru, tifus perut, atau bahkan serangan jantung yang mematikan. Sebaliknya, bila penderita hanya mengeluh demam saja, sedangkan hasil pemeriksaan lainnya dalam batas-batas normal, dokter menegakkan diagnosis “observasi panas” sebagai diagnosis kerja, sambil memberikan pengobatan atau tindakan seperlunya. Dalam hal ini, kerja sama dan hubungan dokter-pasien dalam melakukan tindak lanjut amat penting.

Jadi untuk menegakkan diagnosis diperlukan penguasaan ilmu kedokteran teoretis, seni pemeriksaan penderita dan data yang didapat dari penderita. Hubungan yang harmonis antara dokter dan pasien, dan juga keluarganya, sangat membantu.

Incoming search terms:

  • pengertian diagnosis
  • pengertian diagnosa
  • pengertian diagnosa penyakit
  • maksud diagnosis
  • apa pengertian diagnosis
  • definisi diagnosis

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian diagnosis
  • pengertian diagnosa
  • pengertian diagnosa penyakit
  • maksud diagnosis
  • apa pengertian diagnosis
  • definisi diagnosis