PENGERTIAN DIFUSIONISME ADALAH – Populer khususnya di Inggris dan Jerman pada awal abad kedua puluh, paradigma ini terutama berupaya menjelaskan kesamaankesamaan di antara berbagai kebudayaan. Difusi adalah proses historis dari perubahan kebudayaan melalui transmisi lintas-budaya dari objekobjek materi dan perilaku dan keyakinan yang dipelajari. Difusionis Eropa terkemuka adalah Fritz Graebner (1911) dan Wilhelm Schmidt (1939). Di Amerika Serikat, paradigma ini mengekspresikan dirinya melalui konsep “daerah kebudayaan” dan tampak secara mencolok dalam karya Clark Wissler (1917) dan Alfred Kroeber (1939). Namun, semenjak pertengahan abad ke-20 difusionisme tak lagi memiliki pendukung yang signifikan.

Filed under : Bikers Pintar,