Advertisement

Karena pendidikan nasional merupakan tanggung jawab bersama keluarga,-masyarakat, dan pemerintah, dan memang dilaksanakan dalam lingkungan rumah tangga, masyarakat, dan sekolah, maka sudahlah sepantasnya bahwa berkenaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, saya berpaling kepada seluruh masyarakat untuk memperbincangkan beberapa dimensi pendidikan yang relevan. Memang rakyat melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat atau MPR telah menyampaikan kehendaknya kepada Bapak Presiden/Mandataris. Selanjutnya Bapak Presiden/Mandataris telah berusaha untuk memberikan interpretasi atas perintah rakyat itu, tidak hanya dengan jalan meneliti rumusan-rumusan yang secara resmi menjadi dokumen historis dalam bentuk ketetapan-ketetapan MPR, melainkan juga dengan jalan berusaha memahami suara hati, pikiran-pikiran dan aspirasi yang mengantarkan dokumen-dokumen historis itu. Maka Bapak Presiden/Mandataris menyimpulkan bahwa secara singkat, aspirasi rakyat adalah untuk melanjutkan, meningkatkan dan memperluas pelaksanaan pembangunan masyarakat Pancasila.

Berdasarkan perintah rakyat yang termaktub di dalam ketetapan-ketetapan MPR, khususnya di dalam Garis-garis Besar Haluan Negara atau GBHN, dan berdasarkan interpretasi Bapak Presiden/Mandataris terhadap kehendak rakyat itu, saya berkewajiban untuk menyusun kebijaksanaan pemerintah di bidang pendidikan dan kebudayaan, yang insya Allah akan saya laksanakan bulan depan setelah selesai dengan proses orientasi. Untuk itulah saya merasa perlu untuk juga menerima masukan dari masyarakat. Di samping surat-surat dari perseorangan maupun dari berbagai organisasi, saya juga sangat menghargai sumbangan pikiran dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat maupun pihak media massa, khususnya pers. Terutama dengan pers rasanya telah terjalin suatu interaksi positif yang, paling tidak, membantu pelaksanaan tugas pada pihak saya.

Advertisement

Meskipun kebijaksanaan pendidikan dan kebudayaan diusahakan untuk bersifat konsepsional sesuai dengan pegangan-pegangan yang ada, namun, dengan kesadaran bahwa masyarakat kita adalah masyarakat majemuk dengan variasi-variasi komunistik maupun historik, yang dalam aspek budayanya memberi tempat kepada ciri-ciri bhinneka, namun dengan tidak mengingkari ciri-ciri tunggal ika.

Incoming search terms:

  • dimensi pendidikan
  • dimensi dimensi pendidikan
  • dimensi-dimensi pendidikan
  • dimensi pendi
  • dimenai pendidikan
  • dimensi dimensi nasional
  • dimensi pendidikam
  • jelaskan dimensi pendidikan
  • pengertian dimensi kependidikan

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • dimensi pendidikan
  • dimensi dimensi pendidikan
  • dimensi-dimensi pendidikan
  • dimensi pendi
  • dimenai pendidikan
  • dimensi dimensi nasional
  • dimensi pendidikam
  • jelaskan dimensi pendidikan
  • pengertian dimensi kependidikan