Advertisement

Dalam skolastik, menyatakan bahwa sesuatu adalah bukan sesuatu yang lain. Secara mut-lak terdapat perbedaan antara dua benda, misalnya antara emas dan batu. Distingsi modal (bentuk) ada-lah pembedaan antara sesuatu dan bentuknya, misalnya antara tubuh dan bentuk tubuh.

Distingsi adekuat (seimbang) berarti pembedaan antara dua benda secara keseluruhan, misalnya antara bulan dan matahari. Sebaliknya distingsi tak adekuat (tidak seimbang) adalah pembedaan antara suatu benda secara keseluruhan dan bagiannya, misalnya antara tangan dan ibu jari. Distingsi berdasarkan budi yang bernalar merupakan suatu pembedaan jika pikiran kita menangkap benda-benda sebagai sesuatu yang berbeda walaupun tak ada alasan dalam realita untuk membedakannya. Pembedaan ini seluruhnya tergantung dari penalaran manusia. Misalnya, dalam satu atau beberapa benda ditangkap kodrat subjek atau predikat sebagai keterangan berlawanan, seperti: “manusia adalah manusia”. Atau kita memahami sesuatu dengan atau melalui konsep sinonimnya, seperti: “manusia adalah makhluk berakal”. Jadi orang membedakan manusia dan makhluk lainnya dengan rasionya.

Advertisement

Distingsi berdasarkan hasil penalaran budi adalah suatu pembedaan pada saat pikiran manusia mengerti sesuatu sebagai benda yang berbeda padahal dalam kenyataan tidak berbeda, walau terdapat dasar untuk membedakannya, misalnya kesempurnaan Tuhan.

Distingsi real berarti suatu pembedaan yang dimiliki sesuatu yang tidak tergantung dari cara kerja pikiran kita, misalnya jiwa dan badan.

Advertisement