Advertisement

Ikan laut yang tubuhnya berbentuk pipih dan oval tidak beraturan. Moncongnya cekung, demikian pula profil kepala bagian bawah. Mulutnya yang mungil menyembul ke muka. Rahang atas dan bawah sama. Pada rahang atas terdapat delapan gigi yang kuat, sedangkan pada rahang bawah terdapat 10 gigi.

Dodoh batu mempunyai penampilan yang sangat menarik. Tubuhnya berwarna-warni dengan garis- garis lebar melintang, berselang-seling terang dan gelap, yang dibatasi pula oleh warna lain yang cantik. Kira-kira ada 5—6 garis melintang di kedua sisi tubuhnya. Sirip punggung juga berwarna-warni dalam

Advertisement

garis-garis yang seratnya mengikuti bentuk sirip punggung terluar, yaitu membulat. Sirip punggung terdiri atas 3—4 jari-jari keras yang fleksibel dan 23—32 jari- jari lemah. Sirip anal, perut, dan sirip ekor tampak bergaris-garis pula, sama dengan sirip punggungnya. Sirip anal mempunyai 3 jari-jari keras dan 20—26 jari- jari lemah. Sirip perut mempunyai 1 jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah. Sirip ekornya bercabang dua atau membulat.

Dodoh batu hidup di laut, pada perairan karang. Cara berenangnya unik, yaitu tidak lurus seperti ikan- ikan pada umumnya, tetapi berkelok-kelok, dengan berkelit ke sana-sini untuk menghindari tonjolan- tonjolan karang, seolah berenang dengan kikuk dan tak tentu arah. Karena keelokan warna-warni tubuhnya dan cara berenangnya yang lucu, ikan ini disukai sebagai ikan akuarium.

Panjang tubuh dodoh batu bisa mencapai 39,5 sentimeter. Makanannya berupa tubifeks, ganggang, udang laut, dan cacahan udang, atau makanan kering. Ikan ini diketahui sangat aktif pada senja hari, mungkin karena kebiasaan makannya.

Daerah penyebaran ikan dodoh batu meliputi Sulawesi, Kepulauan Sulu, Kepulauan Batu, Ternate, Gomomo, Bacan, Seram, Ambon, Saparua, Flores, Papua Nugini, Madagaskar, Mozambik, Zanzibar, Mauritius, Reunion, Seychelles, pantai-pantai India, Kepulauan Riu Kiu, Filipina, Kepulauan Pelew, Kepulauan Solomon, pantai Queensland, Kaledonia Baru, Fiji, Samoa, Kepulauan Paumotu dan Hav/aii. Dodoh batu yang dijumpai di daerah Indo Pasifik mempunyai kekayaan warna yang lebih beraneka daripada dodoh batu Pasifik Tengah, yang umumnya hanya mempunyai warna hitam dan putih, berselang-seling.

Klasifikasi Ilmiah: Dodoh batu termasuk marga Zebra- soma; jenis Z. rostratum.

Advertisement