Advertisement

Kantor berita resmi pemerintah Jepang sampai akhir Perang Dunia II, yang didirikan pada tanggal 1 Juni 1936 dengan melakukan fusi di antara dua kantor telegraf. Anggotanya, yang menjadi langganan kantor berita ini, lebih dari 200 surat kabar. Kantor perwakilannya tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dan kemudian menguasai kantor berita nasional Antara yang waktu itu merupakan usaha swasta.

Di kantor pusatnya di Tokyo, redaksi Domei dipimpin oleh Shigeharu Matsumoto yang berkedudukan sebagai pemimpin redaksi. Ia pernah berkunjung ke Jakarta pada awal bulan Mei 1942, sebelum Antara ditempatkan di bawah pengawasan Jepang akhir bulan itu.

Advertisement

Di Indonesia, Domei membuka kantor perwakilan di pusat-pusat pemerintah pendudukan Jepang di Jakarta, untuk Pulau Jawa, dan di Bukit Tinggi, untuk wilayah Sumatra. Masing-masing secara administratif dan organisatoris berdiri sendiri, walaupun secara redaksional ada kerja sama pemberitaan di antara keduanya. Kedua kantor perwakilan di Jakarta dan Bukit Tinggi itu juga menerima berita langsung dari Tokyo dan meneruskannya ke kantor-kantor cabang di daerah. Seperti di kedua kantor perwakilan, di berbagai kantor cabang juga ditempatkan pegawai Jepang, selain para wartawan dan karyawan Indonesia.

Pada masa awal pendudukan Balatentara Dai Nippon di Indonesia sejak bulan Maret 1942, Antara masih dibiarkan meneruskan kegiatannya seperti sediakala di kantor pusatnya di Jakarta dan di cabang- cabangnya di daerah. Di gedung bertingkat yang ditinggalkan kantor berita Belanda Aneta di Pasar Baru, Jakarta, Antara menempati tingkat bawah dan Domei berkantor di tingkat atas.

Tetapi sejak tanggal 29 Mei 1942 Antara harus mengubah namanya menjadi Yashima (Semesta) dan diawasi oleh seorang tentara Jepang berpangkat kapten. Nama baru itu pun hanya berlaku selama lima minggu. Pada tanggal 6 Juli 1942, Yashima dilebur ke dalam Domei sebagai Bagian Bahasa Indonesia kantor berita Jepang itu. Peleburan juga dilakukan di kantor-kantor cabang Antara di daerah.

Walaupun berlaku sensor yang ketat, tetapi melalui Domei dapat disebarluaskan pengumuman mengenai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 ke daerah-daerah dan luar negeri. Berita itu disiarkan oleh staf Indonesia melalui jaringan telepon dan telegraf (morsecast) tanpa lebih dahulu meminta persetujuan petugas sensor. Penyebaran berita itu tidak lagi dapat dicegah walaupun para petugas Jepang, yang baru kemudian mengetahui peristiwa itu, menyiarkan berita susulan sebagai pembatalan.

Bagian Bahasa Indonesia Domei akhirnya memisahkan diri pada tanggal 3 September 1945 dan menggunakan kembali nama lamanya, Antara. Tetapi pemerintah pendudukan Jepang menganggapnya sebagai kantor berita gelap dua hari kemudian, 5 September, dan mengumumkan larangan mengutip berita Antara. Walaupun de :iikian, Aniara tetap meneruskan kegiatannya secara sembunyi-sembunyi sampai akhirnya Indonesia merdeka sepenuhnya. Riwayat kantor berita Domei berakhir setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II.

Incoming search terms:

  • domei
  • pengertian domei
  • domei adalah
  • Apa itu Domei
  • kantor berita domei
  • Arti domei
  • domei artinya
  • arti dari domei
  • penjelasan domei
  • Domei itu apa

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • domei
  • pengertian domei
  • domei adalah
  • Apa itu Domei
  • kantor berita domei
  • Arti domei
  • domei artinya
  • arti dari domei
  • penjelasan domei
  • Domei itu apa