Advertisement

Suatu jenis tumbuhan berbentuk pohon yang buahnya berbau tajam. Batangnya tumbuh tegak, tingginya berkisar dari 10—30 meter. Cabang-cabangnya membentang beraturan. Kulit batangnya kasar dengan celah-celah sepanjang batang dan berwarna kelabu. Kayunya berwarna putih, tetapi makin ke dalam makin merah. Bentuk daunnya memanjang dengan pangkal membulat dan ujung meruncing. Bunganya merupakan rangkaian yang berwarna kuning emas. Bunga ini mekar setelah siang hari dan gugur di pagi keesokan harinya. Buahnya berbentuk bundar, lonjong atau bundar telur dengan kulit buah berduri tajam. Daging buahnya berwarna putih, kuning pucat sampai kuning tua atau kuning tembaga. Daging buahnya dapat tebal, dapat pula tipis. Rasanya manis, manis agak pahit atau bahkan tak berasa.

Durian diduga berasal dari Semenanjung Malaya. Sebagian orang menyatakan asalnya Kalimantan. Sekarang, tanaman ini tersebar luas di seluruh Kepulauan Indonesia, Sri Lanka, India, Burma, Vietnam, Malaysia sampai ke Filipina.

Advertisement

Pohon durian dapat tumbuh di mana saja, di dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Namun daerah yang paling cocok adalah daerah berketinggian 400—600 meter dari permukaan laut.

Pada tahun 1984, Menteri Pertanian, Ir. A. Affandi melepas lima jenis durian unggul, yaitu durian sunan, sukun, petruk, simas, dan sitokong. Durian Sunan berasal dari Desa Gendol, Boyolali,

Jawa Tengah. Percabangan pohon durian ini rendah, mendatar, dan rapat, hingga mudahlah pemeliharaan dan pengambilan buahnya. Tajuknya berbentuk payung atau piramid dan sangat rimbun. Produksi buahnya berkisar dari 200—800 buah per tahun dengan bobot 1,5—2,5 kilogram per buahnya. Warna buahnya hijau kecokelatan. Daging buahnya tebal, kering, manis, dan kuning. Bijinya banyak yang kempis.

Durian Sukun berasal dari Desa Gempolan, Karanganyar, Jawa Tengah. Tinggi pohon dapat mencapai 15 meter lebih. Bentuk tajuknya menjulang dengan lebar sekitar enam meter. Buahnya bulat panjang berwarna kekuningan. Bobotnya 2,5—3 kilogram. Daging buahnya tebal sekali, kering berlemak, manis, harum, berwarna putih kekuningan. Bentuk bijinya lonjong dan kecil. Produksi buahnya berkisar dari 100—300 buah per pohon per tahun.

Durian Petruk berasal dari Desa Randusari, Jepara, Jawa Tengah. Percabangan pohon durian yang tingginya dapat mencapai 18 meter ini cukup rapat dan mulai muncul di ketinggian 1,5 meter. Bentuk tajuknya kerucut dengan lebar lebih kurang 10 meter. Buahnya, yang berduri kerucut, kecil, dan rapat, berwarna hijau kekuningan dan berbentuk bulat telur terbalik. Bobotnya sekitar 1 —1,5 kilogram per buah. Daging buahnya berwarna kuning, tidak begitu tebal, agak lembek, sangat manis, dan aromanya tidak menyengat. Produksi buahnya 50—150 buah per pohon per tahun.

Durian Sitokong berasal dari Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta. Tinggi pohon 20 meter dengan bentuk tajuk menjulang. Bentuk buahnya bulat panjang, berwarna hijau kekuningan. Kulit buahnya berduri kerucut dan rapat. Daging buahnya berwarna kuning, tebal dan kering, manis, dan beraroma-harum, agak tajam. Bobot buahnya 2—2,5 kilogram. Produksinya 50—200 buah per pohon per tahun.

Durian Simas berasal dari Rancamaya, Bogor, Jawa Barat. Tingginya lebih -kurang 15 meter dengan tajuk cukup menjulang. Buahnya, yang berbobot 1,5—2 kilogram, berwarna kuning kemerahan dan berbentuk lonjong dengan pangkal meruncing. Daging buahnya berwarna kuning menyala, tebal dan kering berlemak, rasanya manis sekali, dan beraroma harum. Produksi buahnya per tahun 50—200 buah per pohon.

Pohon durian umumnya diperbanyak dengan biji. Namun bisa juga diperbanyale-dengan okulasi, penyusuan, dan penyambungan. Cara cangkokan dapat juga dilakukan, tetapi jarang berhasil.

Daging buah durian, selain langsung disantap, bisa pula dibuat sari buah. Di Kalimantan dan Sumatra, daging buah ini diawetkan untuk dijadikan teman makan nasi. Yang dibumbui gula disebut lempok, sedang yang dibumbui garam disebut tempoyak.

Selain diambil buahnya, beberapa bagian pohon durian dapat pula dimanfaatkan. Di Jawa Barat, kayunya yang tak berbau dan berserat agak kasar dipakai untuk membuat perabotan rumah tangga serta papan dinding rumah. Air perasan akar durian bisa dijadikan crbat demam. Demikian pula, perasan daunnya yang telah dicampur terigu dipakai untuk menyembuhkan infeksi jari tangan (cantengan). Abu kulit buah durian digunakan untuk membuat pewarna tekstil.

Klasifikasi Ilmiah. Durian termasuk suku Bombacaceae (durian-durianan). Nama jenisnya Durio zibethinus.

Incoming search terms:

  • pengertian durian
  • definisi durian
  • pengertian buah durian
  • penjelasan buah durian
  • definisi buah durian
  • tanaman durian dan penjelasannya
  • penjelasan buah du
  • keterangan buah durian
  • penjelasan durian
  • definisi dan deskripsi tentang buah durian

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian durian
  • definisi durian
  • pengertian buah durian
  • penjelasan buah durian
  • definisi buah durian
  • tanaman durian dan penjelasannya
  • penjelasan buah du
  • keterangan buah durian
  • penjelasan durian
  • definisi dan deskripsi tentang buah durian