Advertisement

Surat kabar resmi Nahdatul Ulama (NU), pertama kali terbit di Jakarta pada tanggal 2 Januari 1954, di bawah pimpinan Asa Bafagih sebagai pemimpin redaksi. Organ partai NU ini tidak berkembang lancar, dan pada tahun 1958 pernah berhenti terbit untuk sementara. Asa Bafagih sendiri, yang sebelumnya adalah pemimpin redaksi harian Pemandangan, tidak lama memimpin Duta Masyrakat.

Pada tahun 1965, mengikuti ketentuan pemerintah, cabang-cabang NU di beberapa daerah menerbitkan surat kabar sendiri dengan nama yang sama atau nama lain. Pada tingkat pusat, Duta Masjarakat edisi nasional terakhir kali dipimpin oleh Jusuf Hasjim dengan Mahbub Djunaidi sebagai pemimpin redaksi (1960-1970).

Advertisement

Advertisement