Advertisement

Berarti ingat kepada Allah dengan menghayati kehadiran-Nya, kemahasucian-Nya, kemahaterpujian-Nya, dan kemahabesaran-Nya. Dzikir merupakan sikap batin yang biasanya diungkapkan melalui ucapan tahlil (la ilaha illa ‘llah, artinya tak ada Tuhan kecuali Allah), tasbih {subhana ‘llah, artinya Maha Suci Allah), tahmid (al-hamdu li ‘llah, artinya segala puji bagi Allah), dan takbir (Allahu Akbar, artinya Allah Maha Besar).

Di kalangan ahli sufi, terutama ahli tarekat, dzikir mempunyai kedudukan khusus dan dibagi dalam beberapa tingkatan. Pertama, dzikir lisan, disebut juga dzikir jahar atau dzikir jaili, diucapkan secara jelas. Dzikir lisan yang terkenal adalah ucapan la ilaha illa ‘llah. Dzikir lisan dinamakan juga dzikir nafi itsbat, sebab mengandung unsur nafi atau negasi dalam ungkapan la ilaha dan unsur itsbat atau affirmasi dalam ungkapan illa ‘llah. Kedua, dzikir qalbu, disebut juga dzikir khafi, adalah dzikir yang diucapkan dalam hati secara tersembunyi. Dzikir qalbu disebut juga dzikir ismu dzat, karena yang diingat dalam hati adalah nama Tuhan. Dan ketiga, dzikir sirr, yang berarti dzikir rahasia. Dzikir sirr mengiringi turun naiknya napas kita dengan mengingat Hu-Hu (berasal dari Huwa-Huwa)

Advertisement

Incoming search terms:

  • definisi dzikir

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • definisi dzikir