PENGERTIAN EKONOMI MODERN MENURUT PARA AHLI

111 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari berkenaan kesibukan manusia yang tentang dengan aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi pada barang dan jasa.

Ada juga yang menyatakan definisi ekonomi adalah semua yang berhubungan bersama dengan usaha dan daya manusia didalam memenuhi keperluan hidupnya untuk menggapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bahasa Yunani, yakni “Oikos” yang bermakna keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang artinya peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau ketentuan rumah tangga.

Lalu apa saja motif didalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk jalankan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini biasanya dilaksanakan oleh konsumen, andaikan belanja keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dilaksanakan oleh penjual, misalnya menjajakan keperluan pokok manusia untuk meraih keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif beroleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih mengerti apa itu ekonomi, maka kami mampu merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar mengenai prilaku manusia sebagai jalinan antara tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber daya untuk menggapai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi berkenaan manusia sebagaimana mereka meniti hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan mengenai suatu kondisi dan dikarenakan terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen terhadap penciptaan nilai ganti barang dan jasa yang bisa tingkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terdapat lebih dari satu komitmen yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproses didalam ekonomi adalah perekonomian memiliki peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproses butuh ongkos dan bisnis didalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi akan membukan lapangan pekerjaan dan membuahkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi didalam ekonomi adalah aktivitas penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini perlu dikerjakan dengan perhitungan kala yang baik sehingga produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran berasal dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi ditunaikan pada selagi dini hari agar mutu buah dan sayur selamanya baik selagi costumer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian prinsip konsumsi di dalam ekonomi adalah segala kesibukan penggunaan suatu product yang dijalankan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor disaat hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang jadi semangat atau alasan yang memicu seseorang jalankan tindakan ekonomi, baik dari didalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua jenis motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yaitu dorongan berasal dari dalam diri manusia untuk melakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan gara-gara terasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni motivasi atau pengaruh yang berasal berasal dari luar terhadap manusia untuk jalankan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia mendambakan belanja rumah karena lihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni stimulus dalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya sehingga berusaha melakukan beragam hal. Misalnya; bekerja untuk memperoleh duwit untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permintaan manusia untuk meraih keuntungan berasal dari kesibukan ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual suatu hal kepada orang lain bersama dengan mengambil alih keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni impuls berasal dari didalam diri manusia untuk laksanakan kesibukan ekonomi sebab inginkan beroleh penghargaan, baik sebab keahlian yang dimiliki maupun gara-gara jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kegiatan ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap kesibukan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari kesibukan memproduksi adalah punya tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan memproduksi ini adalah entrepreneur di beraneka industri, misalnya pengusaha agribisnis, entrepreneur furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari kesibukan mengolah bakal disalurkan kepada costumer untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, aktivitas mengolah yang dilaksanakan produsen adalah untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) dari suatu lokasi ke lokasi terdekat bersama dengan konsumen. Proses distribusi sangat krusial di dalam kesibukan ekonomi gara-gara dapat mewujudkan keserasian antara kebutuhan dan ketersediaan product yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kesibukan tunggal, namun perpaduan berasal dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kesibukan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, aktivitas distribusi ini memiliki banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan tujuan akhirnya adalah penyaluran barang yang dibutuhkan customer sanggup tiba pada pas yang tepat dan barang didalam kondisi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kesibukan mengkonsumsi adalah kesibukan kenakan atau manfaatkan product (barang/ jasa) untuk memenuhi keperluan konsumen. Contoh kesibukan konsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli busana dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan daya listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *