Advertisement

Dari bahasa Latin exceptio, berarti sang­kalan, tangkisan, sanggahan, atau keberatan yang ber­tujuan agar hakim tidak menerima perkara yang di­ajukan. Keberatan-keberatan itu dapat diajukan baik oleh terdakwa maupun oleh penasihat hukumnya de­ngan alasan, antara lain: (1) bahwa pengadilan tidak berwenang mengadili terdakwa, karena perkara ter­dakwa tidak termasuk dalam wilayah hukum peng­adilan bersangkutan. Misalnya tempat terjadinya de­lik dan tempat tinggal terdakwa di Bogor, maka apa­bila perkara itu diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pengadilan tersebut tentu tidak berwenang mengadili terdakwa; (2) apabila terdakwa mempuny­ai “status” tertentu. Misalnya terdakwa seorang ang­gota ABRI, maka ia harus diadili oleh Pengadilan Mi­liter; (3) apabila dakwaan yang diajukan penuntut umum tidak tepat, antara lain, karena perbuatan ter­dakwa bukan tindak pidana, perbuatan tersebut su­dah kedaluarsa, perbuatan itu telah diputus dan te­lah memperoleh kekuatan hukum yang tetap, per­buatan itu merupakan delik aduan namun yang mengadu tidak mempergunakan haknya; (4) dak­waan batal dengan alasan bahwa surat dakwaan ti­dak memenuhi syarat-syarat formal dan material se­bagaimana disyaratkan pasal 143 KUHAP; (5) surat dakwaan diubah penuntut umum sehingga tidak se­suai dengan ketentuan pasal 144 ayat 2 KUHAP.

Incoming search terms:

  • pengertian eksepsi
  • definisi eksepsi
  • arti kata eksepsi com

Advertisement
Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian eksepsi
  • definisi eksepsi
  • arti kata eksepsi com