Advertisement

Orang atau kelompok masyarakatyang menganut pandangan paling ujung dalam suatu bidang, seperti bidang ekonomi atau politik. Sikap se­perti ini acap kali menimbulkan benturan, termasuk benturan fisik, yang sulit dicari titik temunya, karena adanya perbedaan pandangan, sikap, atau kepenting­an yang terlalu tajam. Selain itu, sikap seperti ini ju­ga sering menimbulkan tindak kekerasan yang acap kali melanggar nilai-nilai kemanusiaan, melanggar hu­kum, dan adanya kecenderungan untuk menghalal­kan segala cara, termasuk bentuk terorisme.

Tindakan ekstrem biasanya dilandasi oleh sikap ra­dikal yang disebabkan oleh kefanatikan menganut sua­tu paham. Orang atau golongan ini biasanya meng­akui bahwa paham atau aliran yang dianutnya itu, terutama di bidang politik, adalah terbenar, sehing­ga tidak mau menerima pendapat atau pemikiran orang atau pihak lain. Oleh sebab itu, mereka berang­gapan bahwa paham atau aliran lain yang tidak se­suai dengan pahamnya adalah salah, dan karena itu harus dihilangkan.

Advertisement

Dalam sejarah Indonesia dikenal kelompok ekstre­mis kanan maupun kiri. Untuk menjatuhkan nama pemerintah Republik Indonesia yang baru saja ber­diri dan untuk menjaga agar negara-negara sahabat Belanda tidak mau memberikan pengakuan, tentara Belanda yang berada di Indonesia pada jaman perang kemerdekaan mencap para pemimpin Indonesia pa­da waktu itu sebagai ekstremis.

Pada jaman kemerdekaan, ekstremis kanan seper­ti DI/TII memberontak dan mendirikan Negara Islam Indonesia serta menyebarkan maut di daerah Jawa Ba­rat dan Sulawesi Selatan. Di Yogyakarta dan sekitar­nya, tahun 1978—1980, muncul “Komando Jihad” pimpinan Warman, yang bertujuan membentuk apa yang mereka sebut “Dewan Revolusi Islam Indone­sia.” Gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 ini dikenal dengan nama Teror Warman. Di sam­ping itu dikenal pula ekstremis kanan yang mengada­kan penembakan terhadap beberapa anggota polisi di Cicendo, dan pembajakan pesawat Woyla tahun 1981, yakni kelompok Imran. Kemudian muncul kelompok yang melakukan peledakan gedung BCA Jakarta, Candi Borobudur dekat Muntilan, dan sebuah gereja di Malang. Pada awal tahun 1989 di daerah Lampung muncul pula gerakan yang menyebut dirinya Koman­do Mujahidin Fisabilillah.

Sementara itu, kelompok ekstrem kiri telah mela­kukan pemberontakan dan pembunuhan pada tahun 1965, dalam peristiwa yang dikenal dengan nama pem­berontakan G30S/PKI yang didahului dengan pencu­likan dan pembunuhan terhadap beberapa jenderal TNI AD. Dari pernyataan tokoh politik Indonesia, diakui masih adanya kelompok ekstremis kanan mau­pun kiri di Indonesia. Bahkan semasa menjabat Men­teri Agama, Alamsyah Ratu Perwiranegara pernah mengatakan adanya suatu ekstrem tengah di Indo­nesia. Di luar negeri juga dikenal adanya kelompok eks­tremis.

Incoming search terms:

  • ekstrimisme
  • Ekstremisme adalah
  • pengertian ekstrimisme
  • pengertian ekstremisme
  • ekstrimis
  • pengertian ekstrimis
  • ekstrimis adalah
  • ekstrimisme adalah
  • ekstremis
  • Arti ekstrimisme

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • ekstrimisme
  • Ekstremisme adalah
  • pengertian ekstrimisme
  • pengertian ekstremisme
  • ekstrimis
  • pengertian ekstrimis
  • ekstrimis adalah
  • ekstrimisme adalah
  • ekstremis
  • Arti ekstrimisme