Advertisement

Adalah cabang ilmu listrik yang mempelajari pengaruh gaya antara muatan-muatan ti­dak bergerak. Dalam cabang ini dibahas terutama gaya antara muatan listrik, medan listrik, potensial elektrostatik, dan kapasitans suatu kondensator.

Dalam elektrostatika muatan Q ialah kelebihan muatan listrik (positif atau negatif) yang berada pa­da satu benda. Untuk memudahkan perhitungan, ben­da itu dianggap kecil sekali sehingga Q disebut muatan titik. Muatan Qi dan Q2 masing-masing pada benda 1 dan 2 yang berjarak R akan tarik-menarik atau tolak-menolak dengan gaya sebesar:

Advertisement

F = k Q Qi/R2

dengan k adalah suatu tetapan yang bergantung pa, da satuan muatan, jarak dan gaya, serta bergantung pada jenis medium. Hubungan ini disebut hukum Coulomb. Bila F dalam Newton, Q dalam Coulomb,

R dalam meter, maka k — 9 x 109, bila mediur ya adalah ruang hampa.

Gaya Coulomb bersifat besaran vektor, artinya F] dan F2, yang diderita oleh muatan Q3 pada benda 3, yang masing-masing merupakan gaya tarik atau to­lak oleh Q1 dan Q2, dijumlahkan secara vektor. Bila salah satu atau semua muatan tersebar dalam suatu benda, dalam perhitungan harus dilakukan integrasi.

Medan listrik pada suatu titik dalam ruang adalah gaya Coulomb yang diderita oleh muatan listrik se­besar satu satuan pada titik itu. Konsep ini dilontar­kan antara lain untuk mempermudah perhitungan gaya yang diderita suatu muatan listrik pada suat* ti­tik dalam ruang, apabila di dalam ruangan tersebut terdapat sejumlah muatan. Medan listrik sering diperikan oleh sejumlah garis gaya listrik dalam ruang. Garis berupa anak panah itu mengacu dari muatan negatif ke muatan positif.

Bila Qi dan Q2 sama tandanya akan terjadi gaya tolak. Untuk mendekatkan Q2 kepada Qi diperlukan kerja, suatu bentuk energi. Kerja ini akan menjadi energi Q2, dan disebut energi potensial (listrik), yakni energi karena tempatnya di dalam medan listrik itu. Apabila Q2 adalah satu satuan, energi potensial itu disebut potensial listrik pada titik itu.

Selisih potensial A V antara dua titik dalam ruang adalah kerja yang diperlukan untuk membawa satu satuan muatan listrik positif dari titik yang satu ke titik yang lain.

Jika dalam ruang terdapat suatu muatan terpencil Q dan potensial listrik pada titik yang tak terhingga jauhnya dari Q dianggap nol (V = 0), potensial pada titik-titik lain dalam ruang itu adalah V = Q/R, le­ngan R ialah jarak titik itu ke muatan Q. Bila poten­sial V dinyatakan dalam volt, maka

V = 10% Q/R

Bidang ekuipotensial adalah bidang yang titik-titik- nya mempunyai potensial yang sama. Bidang ini te­gak lurus terhadap medan listrik atau tegak lurus ter­hadap garis gaya. Kondensator atau kapasitor adalah benda untuk menyimpan muatan listrik, dan merupakan peranti penting dalam rangkaian arus bolak-balik. Konden­sator sederhana terdiri atas dua lempeng penghantar yang sejajar dan disekat satu dari lainnya oleh suatu isolator. Kemampuan suatu kondensator disebut ka­pasitans yang didefinisikan sebagai C = Q/V. Ma­kin tinggi C akan makin banyak muatan Q yang da­pat disimpan sebelum potensial V tercapai.

Incoming search terms:

  • elektrostatika
  • pengertian elektrostatika
  • Elektrostatistika
  • elektrostatika adalah
  • pengertian elektrostatik
  • pengertian elektrostatis
  • materi elektrostatika
  • pengertian interaksi elektrostatika
  • rangkuman elektrostatika
  • pengertian elektrosta

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • elektrostatika
  • pengertian elektrostatika
  • Elektrostatistika
  • elektrostatika adalah
  • pengertian elektrostatik
  • pengertian elektrostatis
  • materi elektrostatika
  • pengertian interaksi elektrostatika
  • rangkuman elektrostatika
  • pengertian elektrosta