PENGERTIAN ELEKTROTEKNIK

2 views

Atau rekayasa listrik, adalah ca­bang ilmu teknik yang berhubungan dengan listrik. Secara garis besar, elektroteknik mencakup bebera­pa bidang, yang meliputi tenaga listrik, elektronika dan mikroelektronika, telekomunikasi, pengaturan, serta instrumentasi ukur.

Bidang tenaga listrik berkenaan dengan tenaga lis­trik, dari pembangkitannya sampai ke pemakaiannya. Bidang ini meliputi pembangkit listrik (PL), transfor­masi tegangan, penyaluran, distribusi, dan berbagai alat listrik. Kita~rrrengenal berbagai macam sumber te­naga untuk pembangkitan tenaga listrik itu. Bebera­pa di antara sumber tenaga pembangkit listrik yang

dikerjai umum adalah tenaga air (PLTA); tenaga uap yang sebenarnya dihasilkan dari air dengan membakar batu bara, kayu, atau minyak bakar; tenaga diesel (PLTD); tenaga nu­klir (PLTN); serta tenaga panas bumi (PLTPB).

Selain sumber-sumber tenaga itu, kita masih me­ngenal sejumlah sumber tenaga lain. Ada pembang­kit listrik tenaga kimia, tenaga tekanan (piezoelektrik), tenaga sinar matahari (sel surya), tenaga potensial zat (sel volta), dan tenaga lain sejenis itu. Biasanya, alat pembangkit listrik pada PLTA, PLTU, dan semacam itu kenal sebagai generator listrik (atau juga dina­mo. Ada generator listrik arus searah dan ada pula generator listrik arus bolak-balik. Generator listrik arus bolak-balik ini pun masih terbagi lagi menjadi generator serempak dan takserempak.

Tenaga listrik yang telah dibangkitkan itu perlu di­salurkan ke tempat pemakai. Kalau jarak antara pem­bangkit dan pemakai listrik itu jauh, diperlukan trans­formasi tegangan listrik. Sebelum disalurkan, tegang­an rendah dinaikkan menjadi tegangan tinggi yang se­telah sampai di ujung saluran diturunkan menjadi te­gangan rendah lagi. Alat yang mentransformasikan tegangan listrik ini dikenal sebagai transformator atau trafo atau juga gardu listrik.

Biasanya listrik tegangan tinggi disalurkan melalui kabel terbuka di atas tiang yang tinggi. Ada tegang­an tinggi berukuran 6 kilovolt dan ada juga yang ber­ukuran 60 kilovolt. Setelah disalurkan dan diturun­kan tegangannya, listrik disalurkan ke para pemakai. Penyaluran ke pemakai ini dikenal juga sebagai dis­tribusi listrik. Ada distribusi listrik di jalan, dan ada pula distribusi listrik di dalam bangunan (instalasi lisi n).

Ada berbagai macam alat yang menggunakan te­naga listrik. Di antaranya, kita menemukan elektro- motor, pemanas, pembangkit cahaya, pembangkit magnet, serta penggerak alat elektronika. Elektromo- tor menggerakkan berbagai macam alat, pemanas me­manaskan air atau setrika, pembangkit cahaya me­nyalakan lampu, pembangkit magnet mengerjakan re­lai, penggerak elektronika menjalankan berbagai alat elektronika. Pada jaman sekarang, banyak sekali alat rumah tangga dan alat kantor yang bekerja dengan bantuan listrik.

Bidang elektronika memanfaatkan ciri elektron un­tuk keperluan berbagai alat. Dahulu, alat penting di bidang elektronika adalah tabung elektronika. Kini ta­bung elektronika yang masih banyak dipakai adalah tabung sinar katode, yakni semacam tabung yang di­gunakan sebagai layar televisi. Selain itu, tabung elek­tronika diganti oleh alat semikonduktor berupa diode dan transistor. Tabung elektronika, diode dan tran­sistor dikenal pula sebagai komponen elektronika. Lihat Elektron, Tabung; Semikonduktor.

Komponen elektronika ini dipadu dalam rangkai­an untuk berbagai keperluan. Secara garis besar, di­kenal dua macam rangkaian elektronika, yakni rang­kaian analog dan rangkaian digital. Pada rangkaian analog, perubahan terjadi secara sinambung, sedang­kan pada rangkaian digital perubahan terjadi secara diskrit atau berlompatan. Rangkaian analog meliputi

penyearah arus, penguat (amplifier), pengganda (mul­tiplier), serta berbagai osilator. Rangkaian digital me­liputi gerbang (gate), flip-flop, register, pencacah (counter), dan mikroprosesor. Di dalam satu cip ke­cil yang digunakan sebagai komponen elektronika, se­mua itu disatukan menjadi rangkaian yang padu. Rangkaian padu demikian kemudian dikenal sebagai mikroelektronika. Komputer jaman sekarang meru­pakan rakitan dari sejumlah mikroelektronika itu. Lihat lebih lanjut Mikroelektronika

Bidang telekomunikasi memanfaatkan listrik seba­gai penyalur sinyal. Alat telekomunikasi yang banyak kita kenal adalah telegrafi, termasuk teleks, faksimili, telepon, radio, televisi, radar dan sejenisnya. Dalam banyak hal, bidang telekomunikasi ini menggunakan komponen dan rangkaian elektronika. Pada jaman ta­bung elektronika, untuk menyalurkan sinyal listrik ki­ta memerlukan banyak tenaga listrik, padahal seba­gian besar tenaga listrik itu terbuang menjadi panas. Kini, dengan alat semikonduktor, tenaga yang ter­buang sangat sedikit. Karena itu, alat telekomunikasi pun dapat dibuat dalam ukuran yang jauh lebih kecil.

Bentuk penyaluran sinyal yang digunakan oleh ber­bagai alat telekomunikasi itu pun bermacam ragam. Secara garis besar, terdapat dua macam penyaluran sinyal. Yang pertama menggunakan kabel dan yang kedua menggunakan pancaran elektromagnetik tan­pa kabel. Saluran kabel berbentuk kabel udara, ta­nah, dan laut. Saluran tanpa kabel berbentuk gelom­bang radio yang dikenal sebagai gelombang panjang, gelombang pendek, dan gelombang mikro. Untuk memperbesar jarak jangkauannya, saluran gelombang mikro menggunakan sebarisan stasiun relai. Pada saat ini, kita mengenal stasiun relai yang sangat canggih, yakni satelit komunikasi, seperti satelit Palapa.

Bidang pengatur menggunakan listrik sebagai alat pengatur, baik secara sederhana maupun secara oto­matis. Ada alat pengatur yang relatif sederhana, misalnya pengatur kecepatan lift, dan ada pula yang cu­kup rumit, misalnya komputer. Dalam banyak hal,

bidang pengatur ini menggunakan komponen dan rangkaian elektronika atau mikroelektronika.

Bidang instrumen ukur mencakup berbagai alat ukur yang bertujuan mengukur besaran listrik. Na­mun, dengan bantuan listrik, alat ukur itu pun dapat mengukur berbagai besaran di luar listrik seperti su­hu, kelembapan udara, denyut jantung, dan semacam itu. Ada alat ukur yang sederhana seperti voltmeter, ada yang sedang seperti osiloskop, dan ada yang ru­mit seperti telemetri. Kini banyak juga alat ukur yang dipakai di bidang penginderaan jarak jauh melalui satelit.

Dalam pertemuan berbagai cabang ilmu, kita se­ring menjumpai ilmu perbatasan. Berbatasan dengan kantor, kita menemukan banyak alat listrik (lari kal­kulator meja sampai mesin fotokopi. Berbatasan de­ngan cabang medis, kita menemukan berbagai alat lis­trik seperti eiektrokardiograf atau elektroensefalo- graf atau mesin jantung paru atau alat pacu jantung. Demikian pula, listrik dalam pertemuan dengan ki­mia menghasilkan elektrokimia; dengan penerbangan menghasilkan avionika, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *