PENGERTIAN ENGGANG-ENGGANGAN

53 views

Suatu kelompok burung berparuh besar, kadang-kadang paruhnya sangat be­sar dibandingkan ukuran kepalanya, dengan berba­gai bentuk tajuk yang dalam bahasa Perancis disebut casque pada pangkal paruhnya. Bagian dalam keba­nyakan tajuk ini berlubang. Beberapa jenis mempu­nyai kulit yang tidak berbulu di sekitar mata dan ke­rongkongannya. Paruh., tajuk, dan kulit yang tidak berbulu biasanya berwarna cemerlang. Sayap dan ekornya panjang dan lebar. Bulu ekor terdiri atas 10 helai. Pada bagian ekornya yang kecil terdapat kelen­jar minyak. Warna bulu pada umumnya hitam dengan warna putih pada bagian sayap, ekor, atau perut. Jantan dan betina serupa. Panjang tubuhnya 70—125 sentimeter. Kakinya relatif sangat pendek dibanding- , kan dengan besar tubuh dan paruhnya.

Perilaku perkembangbiakan burung yang termasuk suku Enggang-enggangan sangat khas, yaitu bersarang dalam lubang pohon. Burung betina dikurung dalam lubang sarang ini selama masa mengeram, dan diberi makan dari luar oleh pasangannya melalui celah lu­bang sarang yang sempit. Sesudah telur menetas dan anaknya sudah dapat ditinggal, burung betina pun ke­luar meninggalkan sarang dan menutup kembali lu­bang sarangnya. Selanjutnya pasangan ini bersama- ” sama mencari makanan dan memberikannya kepada anak burung dari luar pohon. Pakan utama burung ini buah-buahan hutan dan juga binatang kecil. Jumlah burung yang termasuk dalam suku Eng­gang-enggangan di seluruh dunia ada 46 jenis. Di Indonesia hanya terdapat 12 jenis, dan semuanya me­rupakan burung yang sejak tahun 1931 dilindungi oleh undang-undang.

Klasifikasi Ilmiah. Enggang-enggangan termasuk suku Bucerotidae, bangsa Coraciiformes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *