Advertisement

Dalam ilmu kebumian, merupakan proses alami ketika batuan dan tanah mengalami peluruhan atau rontok dari massa induknya pada permukaan ta­nah. Erosi dapat ditimbulkan oleh berbagai gejala alam seperti angin, aliran air, dll. Erosi umumnya ber­langsung lambat dan melalui proses yang berangsur- angsur dalam ribuan bahkan jutaan tahun. Tetapi erosi dapat dipercepat oleh aktivitas manusia seperti penggundulan hutan, pertanian, dan pertambangan.

Erosi diawali oleh sebuah proses pelapukan. Da­lam proses ini, berbagai macam faktor lingkungan da­pat melepaskan tanah dan batuan menjadi serpih- serpih yang lepas bebas dari massa induknya dan ber­gerak menuju tempat baru. Dengan berpindahnya ser­pih tanah dan batuan dari lereng-lereng gunung me­nuju dasar lembah atau sungai pada proses erosi, wa­jah dan bentuk daratan bisa berubah. Angin mampumengangkat partikel-partikel dari permukaan bumi dan membawanya melintasi jarak yang jauh. Air hu­jan dapat mengangkut serpih-serpih tanah menuruni lereng, masuk ke sungai, dan membawanya mengalir sampai ke laut.

Advertisement

Meskipun erosi merupakan proses alam, manusia dapat mempengaruhi terjadinya, mempercepat meluasnya, atau memperlambat prosesnya. Tidak adanya tumbuh-tumbuhan, terutama pohon, dapat mem­percepat proses erosi. Dengan adanya tumbuhan, la­pisan tanah terlindungi dari angin serta aliran atau percikan air hujan. Akar tanaman dan sampah dari tum­buhan sebelumnya juga dapat membantu menahan ta­nah tetap pada tempatnya. Karena itu, para peiani me­nanam tumbuhan penutup tanah, antara lain jenis kacang-kacangan atau rumput yang dapat rapat me­nutup tanah, untuk memperlambat terjadinya erosi. Metode pelestarian tanah yang lain seperti metode bajak, sistem bera, dan sistem teras (lahan berting­kat) juga dapat dilakukan.

 

 

Timbulnya Erosi.

Berbagai gejala alam dapat me­nyebabkan terjadinya erosi. Pencairan gletser adalah penyebab utama erosi di negara-negara yang meng­alami musim

dingin. Bergerak majunya gletser meng­gerakkan es yang sudah “tertanam” di dalam batuan sehingga dapat membongkar serpih-serpih dan menim­bulkan retak-retak pada batuan atau lapisan tanah ke­ras yang dilewatinya.

Aliran air, termasuk air hujan, adalah penyebab erosi terbesar. Proses ini dimulai saat air hujan jatuh dan memercik di atas tanah dan kemudian mengalir di atasnya. Pertama-tama air hanya menciptakan suatu lapisan basah di atas tanah, tetapi setelah menggenang mulai mengalir menuju tempat yang le bih rendah hingga mencapai sungai. Kemampuan alir­an air untuk mengikis tanah dipengaruhi oleh bebe­rapa faktor. Bertambahnya volume dan kecepatan aliran air dapat meningkatkan pengikisan yang ter­jadi. Batu-batu kecil yang dibawa air menjadi alat penggores yang mampu memperbesar dan memper­dalam goresan pada permukaan tanah.

Air tanah menyebabkan erosi di bawah permukaan tanah. Karbon dioksida dari udara dan organisme pembusuk yang berpadu dengan tanah bisa memben­tuk asam karbonat. Air tanah yang mengandung asam karbonat, ketika mengalir melalui batuan, umumnya melepaskan mineral-mineral yang dapat memecahkan susunan batuan dan membawa serpihannya. Akibat­nya, batuan di bawah tanah membentuk rongga de­ngan lubang-lubang besar.

Air laut, bila berupa gelombang besar atau memiliki arus kuat, dapat menyebabkan erosi pada batuan mau­pun pasir pantai. Angin yang kuat di laut dapat menim­bulkan gelombang yang besar. Gelombang besar ini me­numbuk pantai dengan kuat, sehingga terjadilah peng­gerusan pasir atau batuan pantai. Ketika berbalik, air laut membawa serpihan itu ke laut yang dalam.

Angin dapat menyebabkan terkikisnya tanah, utama di daerah-daerah kering yang butir tanahnya le­pas dan tidak dilindungi oleh tumbuhan. Angin yang ber­hembus, sangat kuat dapat mengangkut pecahan batu dan serpih tanah.

Proses pelapukan batuan bisa juga disebut erosi, pro­ses ini berlangsung karena batuan mengembang dan men­gerut. Pada tempat yang tinggi, peluruhan terjadi saat batu mengembang karena panas sinar matahari dan men­gerut di malam hari yang dingin. Pengerutan itu dapat menimbulkan dan memperbesar retakan yang sudah ada dan merontokkannya.

 

Pengaruh erosi

Erosi bagi manusia dapat merugi­kan dan dapat pula menguntungkan. Erosi meng­untungkan karena dapat menyebabkan tanah kaya akan endapan di dasar lembah dan pada muara su­ngai. Erosi dapat juga menimbulkan beberapa ke­ajaiban, misalnya susunan batuan yang terlihat di Grand Canyon, Amerika Serikat, yang tercipta me lalui proses erosi Sungai Colorado yang berlangsung jutaan tahun.

Pengaruh erosi yang merugikan adalah hanyutnya bunga tanah dari lapisan atas tanah pertanian yang pro­duktif, terutama bagi para petani. Erosi dapat mengha­nyutkan pupuk dari tanah pertanian dan membawanya ke sungai sehingga menyebabkan polusi bahan-bahan ki­mia ke dalam danau atau sungai. Penggunaan berbagai alat pertanian berat, seperti traktor, juga dapat menye­babkan rusaknya susunan tanah pada lahan pertanian yang sempit, sehingga mempercepat proses erosi.

Incoming search terms:

  • pengikisan tanah oleh air laut disebut
  • mengapa erosi tanah dapat dikatakan menguntungkan
  • pengikisan tanah oleh air disebut
  • pengikisan air tanah oleh air laut disebut
  • mengapa erosi tanah dapat dikatakan menguntungkan?
  • Pengikisan tanah oleh gelombang air laut disebut
  • Pengikisan seluruh lapisan tanah yang disebabkan oleh air hujan pada suatu daerah yang tidak terlindungi adalah
  • pengikisan tanah oleh air
  • erosi adalah terkikisnya daratan oleh
  • Mengapa erosi juga dapat menguntungkan

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengikisan tanah oleh air laut disebut
  • mengapa erosi tanah dapat dikatakan menguntungkan
  • pengikisan tanah oleh air disebut
  • pengikisan air tanah oleh air laut disebut
  • mengapa erosi tanah dapat dikatakan menguntungkan?
  • Pengikisan tanah oleh gelombang air laut disebut
  • Pengikisan seluruh lapisan tanah yang disebabkan oleh air hujan pada suatu daerah yang tidak terlindungi adalah
  • pengikisan tanah oleh air
  • erosi adalah terkikisnya daratan oleh
  • Mengapa erosi juga dapat menguntungkan