Advertisement

Adalah proses meletusnya gunung berapi, yakni keluarnya material gunung berapi seperti lahar dan abu yang disertai lepasnya gas-gas ke permukaan bumi. Erupsi umumnya terjadi melalui saluran mag­ma dan retakan di gunung yang sudah terbentuk sebelumnya. Proses ini bisa membentuk kepundan baru. Para ahli mengelompokkanerupsi gunung berapi menjadi empat, yaitu, Hawaii, Stromboli, Vulkanik, dan Pelee. Erupsi Hawaii sering terjadi di Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Erupsi ini berlangsung lam­bat dan disertai sedikit bunyi gemuruh. Dalam pro­sesnya, cairan lahar keluar perlahan-lahan dari be­berapa saluran dan mengalir melewati lereng-lereng gunung, sehingga kadang-kadang secara berangsur-angsur membentuk punggungan gunung. Erupsi Stromboli terjadi karena gas-gas secara terus-menerus lepas dari magma. Saat berlangsung­nya pelepasan gas, terjadi juga penimbunan batuan dan abu yang membentuk kerak batuan berbentuk ke­rucut di sekeliling pintu keluar lahar.

Erupsi Vulkanik terjadi ketika magma di dalam ku­lit bumi menjadi lengketan dan membentuk cerobong naik pada celah utama saluran. Gas-gas di dalam mag­ma bertekanan semakin tinggi sehingga mendesak kulit bumi sampai terjadi letusan.

Advertisement

Erupsi Pelee adalah jenis erupsi yang paling hebat dan disertai ledakan sangat kuat. Nama Pelee diambil dari nama gunung Pelee di India Barat yang meledak pada tahun 1922 dan menelan korban sekitar 38.000 manusia. Erupsi ini terjadi ketika gas-gas pada mag­ma bertekanan sangat tinggi. Tekanan ini menyebab­kan ledakan hebat disertai awan cahaya da*i abu yang sangat panas. Umumnya erupsi ini menghasilkan gu­nung berapi dengan kawah atau kaldera (kawah yang lebar). Meletusnya Gunung Krakatau di Selat Sunda Pada tahun 1883 membentuk kaldera bergaris tengah ‘ kilometer.

Di Indonesia, beberapa gunung memiliki kaldera besar, termasuk Gunung Raung dan Gunung Tang- kuban Perahu. Kaldera Pegunungan Tengger, Probo­linggo, memiliki garis tengah 8 kilometer. Kaldera Gunung Ijen, Banyuwangi, memiliki garis tengah 11 kilometer.

Di dalam perut bumi, magma dan gas-gas berteka­nan tinggi tertahan oleh batuan padat di sekeliling­nya. Tingginya tekanan menyebabkan magma bergo­lak disertai bunyi gemuruh, meleleh, dan berusaha ke­luar melalui retakan-retakan atau bagian yang lunak dan paling tipis. Magma bergerak ke atas melalui sa­luran retakan-retakan kulit bumi sampai di permuka­an. Ketika magma mendekati permukaan bumi terja­di-pelepasan gas-gas di dalamnya. Gas-gas dan lahar keluar ke permukaan sewaktu lapisan kulit bumi pe­cah disertai letusan. Lahar, gas, dan material-material lain yang terus-menerus keluar berangsur-angsur me­numpuk di sekitar tempat letusan dan membentuk ke­pundan atau gunung.

Keluarnya magma sangat dipengaruhi oleh besar­nya tekanan di dalam perut bumi. Bila tekanannya sangat tinggi dan saluran keluarnya tersumbat, le­dakan yang hebat akan menyertai keluarnya lahar. Makin rendah tekanan di dalam perut bumi, makin pelan proses keluarnya lahar. Sesudah proses erupsi berhenti biasanya terbentuk kawah dengan lubang ber­bentuk corong di puncak gunung.

Lahar, lelehan batuan yang berasal dari dasar pe­rut bumi yang tertuang selama proses erupsi, terdiri atas silikat bercampur besi, kalsium, aluminium, mag­nesium, kalium, dan natrium yang melebur karena pa­nas. Magma dapat dibagi dalam dua kelompok utama berdasarkan kandungan silikat, yaitu lahar asam se­perti riolit yang terdiri atas 70—75 persen silika, dan lahar basa seperti basal yang hanya mengandung 40— 48 persen silika. Pada proses erupsi banyak terjadi batuan beku seperti riolit, basal, dasit, trakit, dan andesit. Dua jenis batuan magma yang paling banyak terdapat di dunia adalah basal dan andesit.

Letusan gunung berapi adalah peristiwa yang me nakjubkan, disertai pembentukan awan merah mem­bara di atas gunung atau aliran lahar panas di sekeli­lingnya. Erupsi juga terjadi di pulau-pulau vulkanik.

Banyak gunung vulkanik terbentuk dari dasar laut me­lalui proses erupsi yang berulang-ulang sehingga men­jadi pulau-pulau kecil. Erupsi lain terjadi di sepan­jang retakan-retakan sempit yang kadang kala mem­bentuk gunung di bawah permukaan air.

Incoming search terms:

  • erupsi
  • pengertian erupsi
  • erupsi adalah
  • arti erupsi
  • apa itu erupsi
  • eropsi
  • erupsi vulkanik
  • erupsi artinya
  • pengertian erupsi gunung
  • pengertian erupsi gunung berapi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • erupsi
  • pengertian erupsi
  • erupsi adalah
  • arti erupsi
  • apa itu erupsi
  • eropsi
  • erupsi vulkanik
  • erupsi artinya
  • pengertian erupsi gunung
  • pengertian erupsi gunung berapi