PENGERTIAN ETIKA BISNIS

24 views

Dikenal juga dengan sebutan etika manajemen, mencakup norma-norma atau nilai-nilai yang menjadi pedoman perilaku dan tindak tanduk kaum usahawan serta pengelola organisasi perusahaan maupun pemerintahan.

Norma-norma bisnis ditetapkan atas dasar konsen­sus pihak-pihak yang berkepentingan. Konsensus ini menghasilkan “standar” yang dapat dipakai sebagai ukuran untuk menetapkan apakah suatu tindakan sa­lah atau benar secara moral. Standar yang telah dite­rima atas dasar konsensus pada umumnya disertai ke­tetapan sanksi untuk tiap pelanggarnya. Salah satu standar yang dipakai dalam dunia usaha adalah hu­kum atau undang-undang bidang perdagangan dan industri. Standar lain ditetapkan oleh asosiasi-asosiasi profesi dan industri, misalnya Kode Etik Kedokteran yang ditetapkan oleh Ikatan Dokter Indonesia atau Norma-norma Akuntansi yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.

Beberapa contoh pelanggaran etika bisnis yang se­ring dijumpai meliputi: persaingan yang tidak sehat yang mengarah ke perusakan sistem bisnis antarpen- gusaha; iklan yang berlebihan dan bisa menyesatkan konsumen; rasa tanggung-jawab produsen yang ku­rang untuk, secara objektif, mengemukakan bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh produk mereka; pe­manfaatan fasilitas perusahaan untuk kepentingan pri­badi, dan sebagainya.

Ada beberapa tindakan yang dapat diambil oleh pimpinan perusahaan dalam upaya meningkatkan mo­ral dan pandangan etis para karyawan dalam organi­sasinya, antara lain: manajemen memberikan contoh dalam tindak tanduk; menyusun suatu kode etik yang jelas; membentuk “gugus tugas (task force) etika” yang anggota-anggotanya diambil dari tiap unit di da­lam organisasi; memecat manajer atau karyawan yang dengan sengaja melanggar kode etik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *