PENGERTIAN FAKTOR POLITIS DAN ETIS DALAM PSIKOLOGI KOMUNITAS – Studi psikologi komunitas memancing suatu pertanyaan menarik. Pada tahun 1960-an dan 1970-an, terjadi pergeseran ke aktivisme komunitas dalam mencegah gangguan mental. Mengapa? Jawabannya kompleks.

Selama bertahun-tahun tampak jelas bahwa hanya sedikit orang yang dapat memperoleh berbagai layanan psikoterapeutik, yang biasanya sangat mahal, tidak banyak tersedia, dan diberikan kepada mereka yang disebut klien YAVIS—yaitu para individu yang berusia muda, menarik, pandai berbicara, cerdas, dan sukses (YAVISyoung, attractive, verbal, intelligent, successful). Eysenck (1952) sebelumnya telah mempertanyakan efektivitas sebagian besar j enis psikoterapi berorientasi pencerahan, menemukan bahwa tingkat perbaikan pasien yang ditangani tidak lebih baik dibanding tingkat kesembuhan spontan. Meskipun kritik Eysenck disanggah secara meyakinkan oleh sejumlah akademisi, timbul pemikiran di kalangan para profesional kesehatan mental bahwa psikoterapi yang bertujuan mengubah individu mungkin bukan merupakan cara terbaik untuk mengatasi masalah psikologis bagi mayoritas individu. Fokus mulai bergeser dari represi, konflik, dan kecemasan yang dikondisikan ke masalah sosial berskala besar, seperti kemiskinan, kef5adatan penduduk yang berlebihan, kurangnya pendidikan, pengotak-ngotakkan, keterasingan yang dirasakan di kota-kota besar, dan karakteristik impersonal dalam banyak aspek kehidupan masa kini. Psikologi komunitas yang menekankan pada pencegahan menjadi sangat penting di Amerika Serikat, di mana telah terjadi kesenjangan yang lebar antara kebutuhan akan perawatan kesehatan mental dan ketersediaan layanan tersebut.

Pergeseran dari faktor intrapsikis ke faktor-faktor sosial mungkin juga mencerminkan Zeitgeist, atau kecenderungan di suatu masa. Tahun 1960-an dan 1970-an merupakan periode kekacauan dan aktivisme sosial. Semua jenis institusi ditentang. Terjadi kerusuhan di berbagai kota dan kampus universitas, dan berbagai kelompok minoritas, mulai dari etnis Afrika Amerika hingga kaum homo, berunjuk rasa menentang rasisme dan tekanan politis. Kekacauan sosial ini, yang pada saat-saat tertentu hampir mendekati revolusi, semakin mendorong untuk mencari penyebab masalah individual ke berbagai institusi sosial. Pada saat yang sama, pemerintahan Kennedy dan Johnson mengubah kebijakan ekonomi pemerintah federal menjadi liberalisme progresif. Program Garda Depan Baru (New Fron tier) Presiden John Kennedy dan program Masyarakat Agung (Great Society) Lyndon Johnson mengucurkan puluhan juta dolar (sama dengan ratusan juta dolar saat ini) bagi berbagai upaya untuk membuat kondisi manusia menjadi lebih baik.

Psikologi komunitas bertujuan mengubah berbagai sistem dan kelompok masyarakat yang besar dan bukan menangani berbagai masalah individual. Hal itu dilakukan terutama dengan moda mencari; para psikolog mengambil inisiatif untuk melayani masyarakat daripada menunggu individu yang membutuhkan mendatangi mereka. Ini merupakan aturan yang tinggi. Apa yang kita ketahui tentang berbagai prinsip yang beroperasi untuk menghasilkan perubahan dalam nilai-nilai dan ins titusi masyarakat? Jika para psikolog komunitas berharap untuk mengambil tindakan yang dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat, bagaimana ia dapat mengetahui harapan dan kebutuhan tersebut? Berbagai kesulitan yang dihadapi psikolog untuk mengetahui kebutuhan klien individual yang melakukan kontak langsung yang ekstensif dengannya. Maka, bisa dibayangkan betapa jauh lebih sulitnya untuk mengetahui kebutuhan ribuan orang!

Pada derajat tertentu para psikolog komunitas menjadi aktivis sosial, dan hal ini menimbulkan ancaman bahwa para profesional yang memiliki kesungguhan niat tersebut dapat menanamkan nilai-nilai dan tujuan pada para klien mereka. Apakah kesehatan mental itu? Siapakah yang memutuskan bagaimana cara masyarakat harus menjalani hidup mereka? Sampai sejauh mana masyarakat yang dilayani oleh para psikolog komunitas dapat menyampaikan pendapat mengenai cara yang digunakan untuk membantu mereka? Ini hanya sedikit dari sekian banyak pertanyaan yang harus selalu dikemukakan jika psikologi komunitas ingin bertindak secara bertanggung jawab dan efektif. Fokus bidang ini terletak pada faktor-faktor berskala besar. Banyak orang yang terlibat; maka banyak kehidupan yang akan dipengaruhi oleh berbagai keputusan dan tindakan. Pertanyaan tentang nilai-nilai melekat dalam setiap upaya untuk mengubah kondisi manusia, namun sangat penting bila para klien sendiri tidak ingin diintervensi.

Filed under : Bikers Pintar,