Tempat berziarah di Portugal. Tempat ini terkenal karena adanya kisah penampakan Santa Ma­ria Ratu Rosario di daerah Paroki Cova da Iria se­tiap tanggal 13 mulai bulan Mei hingga Oktober 1917 kepada tiga anak penggembala, Lusia dos Santos (10 tahun), Fransiskus Martc (9 tahun) dan Yasinta (6 ta­hun). Dalam penampakan itu, ketiga anak mendapat pesan untuk menjauhi nafsu apa pun, untuk menja­lankan banyak matiraga demi pertobatan orang- berdosa, dan berdoa tasbih. Juga diberikan pesan un­tuk mendirikan kapel sebagai tempat berdoa di tem­pat itu.

Pada tanggal 13 Agustus 1917, ketiga anak terse­but ditahan, tetapi penampakan tetap berlangsung. Kapel juga dicoba diledakkan oleh kaum ekstremis. Semula para rohaniwan sangat tidak mendukung ge­rakan ini, tetapi peziarah tetap melimpah. Sejak itu setiap tanggal 13 menjadi saat khusus untuk bertobat dan berziarah di Fatima serta tempat lain, khususnya tempat berziarah yang disucikan bagi Maria di Fati­ma. Kebaktian kepada Maria menjadi bentuk kesaleh­an rakyat. Mereka tidak menyembah berhala karena mereka tidak menyembah patung Maria. Patung ha­nya sekedar sarana untuk mempermudah keheningan dan berdoa kepada Tuhan.