Advertisement

Singkatan Federal Bureau of Investigation, adalah badan penyelidik pusat di Amerika Serikat. Ba­dan Penyelidik yang didirikan pada tahun 1908 ini berkedudukan langsung di bawah Menteri Kehakim­an. FBI berkantor pusat di Washington DC.

Tokoh pendiri Badan Penyelidik ini Jaksa Agung Charles Joseph Bonaparte.

Advertisement

Badan ini didirikan sebagai jawaban atas keinginan Presiden Theodore Roose­velt untuk memberantas se­gala bentuk kejahatan yang ditujukan kepada pemerin­tah Amerika Serikat, se­perti pencurian tanah, pe­rampokan bank, penculik­an, dan pemerasan. Pada awalnya FBI merupakan ke­lompok kecil penyelidik yang langsung bekerja di ba­wah Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Selama Perang Dunia I (1914-1918), FBI menda­pat banyak tugas baru dan ruang lingkup kerjanya pun semakin diperluas, bahkan tanggung jawabnya terha­dap upaya pemberantasan tindak kejahatan pun se­makin diperbesar. Sebagai contoh, pada tahun 1919 telah dibuat undang-undang antikejahatan terhadap pencurian kendaraan bermotor antarnegara bagian. Pada tahun 1924, Jaksa Agung Harlan Fiske Stone telah mengangkat J. Edgar Hoover yang baru berusia 29 tahun sebagai direktur baru. Selanjutnya, Hoover mulai mengadakan reorganisasi dan pembaharuan di segala bidang, termasuk membuat standardisasi kua­litas para personel, mengadakan pendidikan khusus, melaksanakan sistem peningkatan mutu bagi seluruh personel, dan lain-lain.

Di bawah kepemimpinan Hoover ini, FBI menjadi semakin populer. Badan ini telah menangani lebih dan 70 kasus kejahatan yang terjadi di Amerika Serikat dari tahun 1946 hingga 1960, seperti kasus penculikan, perampokan bank, pencurian yang melibatkan beberapa negara bagian, pembunuhan, dan konflik.

FBI berkembang menjadi sangat besar dan kompleks, serta memiliki banyak kantor cabang yang tersebar di semua negara bagian j Amerika Serikat. Personel FBI terdiri atas 16.000 pe­gawai, 7.200 agen khusus, 9.100 teknisi, termasuk ahli steno, juru tulis, ahli gambar, dan lain-lain.

Sejak tahun 1960-an, FBI menjadi sangat terkenal dan dapat menjalankan hampir seluruh tugasnya de- ngpn baik. Hanya ketika terjadi pembunuhan terha­jar Presiden John F. Kennedy (1963), FBI menda- j pat banyak kecaman, terutama dari komisi Warren, j Kecaman ini muncul karena ketidakmampuan FBI, sebagai Badan Penyelidik Pusat Pemerintah Ameri­ka Serikat yang sangat bergengsi sebelumnya, dalam melakukan perlindungan dan penyelidikan atas kema- tian presiden Amerika Serikat tersebut.

 

Kegiatan dan Operasi.

FBI memiliki tiga bagian utama yang melakukan banyak kegiatan dalam ope­rasi yang efektif. Ketiga bagian itu: (1) Divisi Identi- , fikasi; (2) Laboratorium; (3) Pendidikan Agen-agen Khusus.

Divisi Identifikasi telah dikukuhkan dan disahkan oleh Kongres sejak tahun 1924. Pada awal berdirinya, divisi ini telah membuat sidik jari sebanyak 800.000 buah dan masih berlanjut hingga sekarang. Pada ta­hun 1969, telah berhasil dibuat sidik jari sebanyak 191 juta orang dari 209 juta jiwa penduduk. Rata-rata se­hari dapat diproses sebanyak 29.000 sidik jari.

Pada bulan April 1969, mereka yang sidik jarinya telah dibuat meliputi pegawai pemerintah, termasuk militer sebanyak 59.725.869 orang; para tahanan, pe­lak, dan tertuduh dalam berbagai kasus kejahatan se­banyak 57.226.802 orang; berbagai macam pencari kerja, termasuk mereka yang ingin bekerja di indus­tri militer sebanyak 54.799.222 orang; mereka yang terlibat dalam perang dan masuk tahanan perang se­banyak 14.090.672 orang; identifikasi pribadi seba­nyak 5.745.524 orang. Hasil ini merupakan salah sa­tu prestasi terbesar FBI, khususnya Divisi Identifi­kasi.

Laboratorium FBI telah dikukuhkan secara sah pa­da tahun 1932. Berbagai percobaan telah dilakukan oleh biro ini, terutama yang ditujukan untuk meme­cahkan atau menyingkap berbagai misteri dalam ke­jahatan, pembunuhan, perampokan, penculikan, dan lain-lain. Percobaan laboratorium yang telah dilaku­kan, antara lain, pemeriksaan darah, makanan, ram­but, organ tubuh lainnya, dan berbagai benda yang sangat mungkin mempunyai kaitan dengan suatu tin­dak kejahatan atau pembunuhan. Dalam upaya me­mecahkan suatu kasus, biro ini sering kali menggu­nakan peralatan yang cukup canggih, seperti alat-alat yan menggunakan sinar-X, spektrofotometer yang menggunakan sinar infra merah atau ultraviolet, dan kromatografi gas. Tidak sedikit pula andil laborato­rium FBI dalam menyelamatkan orang tak bersalah, yang dituduh atau difitnah terlibat dalam suatu tin­dak kejahatan atau penipuan.

Sekitar awal tahun 1970-an, lebih dari 350.000 per­cobaan telah diselesaikan oleh Laboratorium FBI secara baik. Lebih dari 30 persen percobaan dilakukan

cuma-cuma, sedangkan selebihnya dibiayai oleh pe­merintah pusat dan negara bagian. Laboratorium mi­lik FBI ini juga dilengkapi koleksi buku yang sangat lengkap, termasuk berbagai jurnal ilmiah, mulai dari analisis di bidang kimia, hingga zoologi (ilmu hewan), yang digunakan sebagai alat bantu untuk menangani suatu masalah yang memerlukan pendekatan ilmiah.

Pendidikan Agen-agen Khusus merupakan bagian lain yang tak kalah pentingnya dalam tubuh FBI. Un­tuk menjadi agen FBI diperlukan banyak persyaratan, baik yang menyangkut bidang administrasi maupun keahlian, dengan penyaringan yang sangat ketat. Me­reka yang dapat menjadi anggota, antara lain, warga negara Amerika Serikat yang berusia 23—41 tahun, lulusan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang te­lah disamakan dari berbagai jurusan (keahlian), lu­lus dalam tes yang meliputi tes analisis, metodologi riset, pengetahuan umum, teori-teori dasar ilmu pe­ngetahuan, dan lain-lain.

Selain persyaratan di atas, masih ada persyaratan lain di bidang jasmani maupun rohani, seperti berke­pribadian baik, cerdas, dan tidak pernah terlibat da­lam tindak kriminal. Sesudah dinyatakan lulus seleksi atau diterima sebagai agen FBI, mereka dididik selama 14 minggu di Akademi FBI di Washington DC. Mata kuliahnya meliputi bidang penyidikan, keahlian di bi­dang hukum, ekonomi dan akuntansi, prosedur pe­merintah pusat, birokrasi, pencarian-pembuktian- pengajuan fakta kriminal, pemeriksaan sidik jari, dan pekerjaan laboratorium.

Sistem pendidikan Akademi FBI yang baik mem­buat agen-agen (intelijen) mereka menjadi cakap dan dapat bekerja cepat dalam menangani berbagai ka­sus. FBI menjadi sangat terkenal dan disegani, ter­utama pada masa Hoover J. Edgar menjadi direktur­nya.

Incoming search terms:

  • pengertian FBI
  • arti fbi
  • agen fbi
  • apa itu fbi
  • FBI adalah
  • apa itu agen fbi
  • arti dari fbi
  • agen FBI adalah
  • apa arti fbi
  • tugas fbi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian FBI
  • arti fbi
  • agen fbi
  • apa itu fbi
  • FBI adalah
  • apa itu agen fbi
  • arti dari fbi
  • agen FBI adalah
  • apa arti fbi
  • tugas fbi