Suku bangsa dari ras German yang ber­hasil meletakkan dasar-dasar kekuasaan Perancis mo­dern. Asal mula suku bangsa Frankia tidak diketahui secara pasti. Menurut perkiraan, suku bangsa ini me­rupakan hasil pembauran sejumlah suku bangsa ke­cil ras German dari sepanjang sisi timur Rhein Hilir yang terjadi dari abad ke-I sampai abad ke-3. Dua suku bangsa terbesar di antaranya adalah suku bang­sa Salian dan Ripurian.

Sejak runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat pada abad ke-5, suku bangsa Frankia bermukim di daerah Gaul. Mereka mengalami perkembangan dan akhir­nya berhasil mendirikan Kerajaan Franka (Perancis). Pembangun kerajaan ini adalah raja-raja dari Dinasti Clovis. Penguasa-penguasa lain dari Kerajaan Franka yang berhasil memegang peranan penting di bidang politik di Eropa Barat adalah raja-raja dari Dinasti Meroving dan Dinasti Karoling. Bahkan pada masa kekuasaan Dinasti Karoling, seorang raja yang ber­nama Karel Agung (memerintah tahun 768-814) ber­hasil membangun sebuah kekaisaran dengan menun­dukkan dan menyatukan hampir semua raja di Eropa. Sayang, sepeninggal Kaisar Karel Agung, kekaisaran ini tidak dapat dipertahankan, dan pecah pada abad ke-9.