PENGERTIAN FUNGSI-FUNGSI KEPERCAYAAN AGAMA DAN TINDAKAN ADALAH – Agama adalah suatu ciri kehidupan sosial manusia yang universal dalam arti bahwa semua masyarakat mempunyai cara-cara berpikir dan pola-pola perilaku yang memenuhi syarat untuk disebut “agama” (religious). Banyak dari apa yang berjudul agama termasuk dalam superstruktur: agama terdiri dari tipetipe simbol, citra, kepercayaan, dan nilai-nilai spesifik dengan mana makhluk manusia menginterpretasikan eksistensi mereka. Akan tetapi, karena agama juga mengandung komponen ritual, maka sebagian agama tergolong juga dalam struktur sosial. Dalam bab ini kita akan menelusuri bagaimana ciri-ciri struktural dan superstruktural kellidupan keagamaan manusia muncul dalam hubungan dengan infrastruktur material dan aspek-aspek struktur sosial lainnya. Seperti dalambab-bab lainnya, perhatian terletak pada kesamaan maupun perbedaan sosial-budaya yang terungkap oleh gejala yang bersangkutan.

Perhatian kita harus bersifat illniah. Kita ingin mengetahui apa agama itu, bagaimanakah bentuk-bentuk agama-agama itu sepanjang waktu dan ruang, dan bagaimana agama itu berubah sesuai dengan pengaturan material dan sosial. Pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut realitas gejala superna-tural (apakah Tuhan atau makhluk atau kekuatan supernatural itu ada atau tidak) berada di luar batas-batas penlbahasan ilmiah. Karena itu kita menyerahkannya kepada para filosof dan teolog untuk berspekulasi mengenai eksistensi dan sifat yang mungkin dari kekuasaan supernatural itu. Tetapi apakah kekuasaan supernatural itu benar-benar ada atau tidak, kekuasaan-kekuasaan itu menjadi nyata secara sosial dan berguna secara sosiologis apabila orang percaya terhadapnya dan bertindak sesuai dengannya. Realitas sosial kepercayaan dan tindakan-tindakan itulah yang akan dibahas dalam bab

Tentu saja, banyak orang akan mengemukakan bahwa suatu pendekat-an ilmiah terhadap studi mengenai gejala agama tidak akan memadai, jika tidak mungkin secara logika; mereka berpendapat bahwa pendekatan demikian tidak dapat menghasilkan pandangan ke depan yang sahih dan hanya dapat berfungsi untuk mengubah makna spiritual yang sesungguhnya dari gejala \demikian. Akan tetapi, para ilmuwan sosial secara sistematis telah mempelajari gejala agama itu selama kira-kira satu abad, dan hasil-hasilnya telah ditmgkapkan secara mendalam.

Filed under : Bikers Pintar,