Advertisement

Dalam matematika, adalah hubungan khusus antara perangkat-perangkat unsur yang biasa­nya, meskipun tidak selalu, adalah bilangan. Banyak fungsi terdapat dalam ilmu pengetahuan.

Dalam mempelajari gerakan benda, Galileo, Ke­pler, dan Newton menyusun hubungan numeris antara waktu dan gerak. Hubungan antara suhu, volume, dan tekanan gas dipelajari oleh Robert Boyle (abad ke-17) dan Jacques A.C. Charles (abad ke-18). Kelistrikan menjadi lebih mudah dipahami pada abad ke-19, se­telah hubungan antara arus, tegangan, dan tahanan ditemukan. Ilmu biologi dan sosial kemudian me­nyusul dengan membentuk berbagai hubungan nume­ris antara besaran-besaran. Memang pengetahuan yang paling bermakna dalam sains terdiri atas hubung­an antara peubah (variabel).

Advertisement

Peubah ini dapat dikelompokkan sebagai peubah tak bergantungan dan peubah bergantungan. Namun dalam banyak hal peran peubah itu dapat dipertukar­kan, sehingga pengelompokan tersebut akan membi­ngungkan. Sebagai gantinya digunakan istilah argu­men dan nilai fungsi.Himpunan nilai argumen disebut domain dari fung­si itu, sedangkan himpunan nilai fungsi disebut jangka {range).

Ada tiga cara untuk menyatakan fungsi, yaitu de­ngan tabel, dengan grafik, atau dengan persamaan. Almanak berisi banyak fungsi yang ditabelkan. Ba­nyak data statistik dipaparkan dalam bentuk grafik. Namun cara paling lazim menyatakan fungsi adalah dengan persamaan. Misalnya, luas bujur sangkar se­bagai fungsi panjang rusuk adalah A=x2. Jarak yang ditempuh oleh benda yang jatuh bebas sebagai fungsi dari waktu adalah s=5t2. Hubungan suhu da­lam skala Fahrenheit (F) dengan skala Celsius (C) ada­lah F— (9/5)C + 32.’

Teori Fungsi adalah bagian dari maiematika mempelajari tabiat berbagai fungsi, penerapan fung­si dan penemuan fungsi berdasarkan sifat tanpa ung­kapan yang eksplisit.

Advertisement