PENGERTIAN GANGGUAN ANXIETAS – Gangguan anxietas lebih banyak terjadi pada orang lanjut usia dibanding depresi. Meskipun demikian, lebih sedikit penelitian yang dilakukan mengenai gangguan ini dibanding mengenai depresi. Gangguan anxietas pada usia tua dapat merupakan kelanjutan atau kekambuhan dari masalah yang terjadi pada masa usia terdahulu, atau dapat terjadi untuk pertama kalinya pada masa tua. Seperti halnya depresi, gangguan anxietas yang diartikan dalam DSM tampaknya kurang banyak terjadi pada orang lanjut usia dibanding pada orang dewasa yang lebih muda. Meskipun demikian, karena hampir semua data yang tersedia adalah data lintas seksional, adalah bijaksana untuk berhati-hati terhadap kesimpulan tersebut. Meskipun gangguan anxietas dapat berkurang seiring bertambahnya usia, orang-orang yang memasuki usia tua di abad ke-21 dapat mengalami kecenderungan prevalensi yang meningkat.

Sebuah faktor yang memicu komplikasi lebih jauh dalam menentukan prevalensi adalah, seperti halnya pada orang-orang yang lebih muda dan seperti yang baru saja kita pelajari dalam depresi, simtom-simtom kecemasan pada orang lanjut usia lebih dominan dibanding gangguan anxietas yang dapat didiagnosis, mengindikasikan bahwa kecemasan yang tidak beralasan cukup umum dialami para orang lanjut usia. Kualitas hidup seseorang dapat berkurang karena simtom-simtom yang meskipun tidak parah, namun sering atau berlangsung cukup lama sehingga beralasan untuk mendapatkan diagnosis DSM formal, dan masih dapat menjustifikasi kepedulian dan intervensi profesional.

Secara umum, simtom-simtom gangguan anxietas tidak berbeda pada orangorang lanjut usia. Meskipun demikian, seperti halnya dalam kasus depresi, belum lama ini diamati bahwa kriteria diagnostik kecemasan mungkin tidak memadai atau tidak cocok untuk menegakkan diagnosis tersebut pada orang lanjut usia sehingga angka prevalensi yang disebutkan saat ini adalah angka yang lebih sedikit dari angka sebenarnya.

Filed under : Bikers Pintar,