Advertisement

Gejala me­dan listrik dan medan magnetik yang merambat di da­lam ruang hampa atau medium dengan intensitas me­dan yang berubah-ubah. Telaah mengenaf gejala ini dikembangkan oleh  banyak peneliti, dan salah seorang yang paling penting di antaranya adalah Michael Fa­raday (1791-1867). James Clark Maxwell (1831-1879) merumuskan hukum-hukum elektromagnetisme di d:;- lam bentuk yang dikenal sekarang. Hukum-huki ; yang dinamakan persamaan-persamaan Maxwell ini memainkan peranan penting di dalam elektromagne­tisme sebagaimana hukum-hukum Newton mengenai gerak dan gravitasi dalam mekanika.

Maxwell menarik kesimpulan bahwa cahaya bersi­fat elektromagnetik dan bahwa lajunya dapat dicari dengan membuat pengukuran-pengukuran listrik mag­netik murni. Ruang lingkup persamaan-persamaan Maxwell ini sangat mengagumkan, termasuk perumus­an prinsip-prinsip dasar semua alat optik dan alat elek­tromagnetik berskala besar seperti motor, radio, te­levisi, radar gelombang mikro, mikroskop, dan te­leskop.

Advertisement

Perkembangan elektromagnetik klasik tidak ber­akhir dengan Maxwell. Oliver Heaviside (1850-1925) dan H.A. Lorentz (1853-1928) membuat kontribusi yang sangat besar untuk menerangkan teori Maxwell. Mereka mengambil suatu langkah besar ke depan ke­tika lebih dari 20 tahun sesudah Maxwell membuat teorinya, H.A. Lorentz di laboratorium menghasilkan “gelombang-gelombang Maxwell” elektromagnetik se­perti yang sekarang dinamakan gelombang-gelombang radio pendek. Marconi dan orang-orang lain tinggal mengeksploitasi pemakaian praktis gelombang-ge­lombang elektromagnetik Maxwell dan Hertz.

Incoming search terms:

  • pengertian gelombang elektromagnetik

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian gelombang elektromagnetik